Ayam Bakar Kaki Lima

Berbisnis ala kaki lima berpeluang besar. Modal tidak besar sekaligus strategis. Usaha kaki lima ini meski sering kali buka tutup, tetapi tetap banyak pelakunya. Oleh: Yuyun Anwar Konsultan dan Penulis Buku Kuliner Indonesia Usaha kaki lima yang dimaksudkan adalah usaha kuliner yang dijual di pinggir jalan, tempat strategis, atau kawasan tertentu yang bersifat tidak permanen. Usaha kaki lima biasanya mendekati tempat ramai, banyak orang lalu lalang atau berkumpul. Bisnis kaki lima pasti murah karena pertimbangan lokasi dan tempat jualan yang tidak membutuhkan investasi yang banyak. Kaki lima tidak memerlukan ruang atau gedung tetap yang mewah, tetapi bisa menggunakan tempat seadanya. Karena tidak membangun gedung, investasinya lebih murah. Cukup menggunakan tenda bongkar pasang saja usaha ini bisa dijalankan. Kaki lima tidak perlu membeli lahan untuk tempat usaha karena sifatnya sementara dan hanya menggunakan tenda bongkar pasang, biaya sewa, sehingga investasi pembelian lahan bisa ditunda. Cukup membayar iuran bulanan tempat atau sewanya maka usaha segera bisa dimulai. Lokasi kaki lima yang selalu mengambil tempat ramai dan strategis menjadikan tempat ini ladang berkumpulnya pembeli potensial. Pembeli cenderung memilih cara praktis untuk menikmati makan malam atau sarapan yang barangkali satu arah dengan perjalanan pulang kerja atau karena dekat dengan lokasi rumah, enak untuk parkir, dan beberapa alasan yang memudahkan. Membuka usaha kaki lima berarti mendekatkan dengan konsumen. Apalagi target pasar kaki lima paling banyak dari kelas menengah bawah yang merupakan populasi terbesar di Indonesia. Ayam bakar adalah salah satu menu favorit yang sudah cukup populer. Membuka usaha kaki lima ayam bakar bisa menjadi pilihan yang cukup cerdas mengingat penggemar menu ini dari berbagai umur dan kalangan. Aroma asap bakar seringkali menjadi daya tarik karena menyebar di jalanan saat orang lalu lalang. Usaha ayam bakar di samping mudah memasaknya, mudah mengolah, dan bahan bakunya tersedia di mana pun. Usaha ini sangat mudah, dengan investasi yang murah bermodal tenda, kursi meja, alat bakar, dan beberapa peralatan masak pendukung ayam bakar siap dijual. Ayam bakar seperti ayam goreng krispi menjadi favorit karena orang akrab dengan sajian berbahan dasar ayam. Orang pun tidak selalu menyantap ayam bakar di tempat. Sebaiknya setelah menemukan lokasi yang cocok, amati dulu kebiasaan orang yang lalu lalang di situ. Kapan orang-orang itu berangkat bekerja, pulang bekerja, dan kapan mereka keluar rumah lagi untuk sekadar berjalan-jalan. Jika kebanyakan orang pulang bekerja tidak keluar rumah lagi, maka mereka harus dicegat ketika pulang bekerja. Salah satu caranya dengan membuka usaha yang cukup kelihatan saat orang pulang bekerja. Kemudahan menenteng lauk untuk makan malam membuat para pekerja sering memilih lauk praktis. Inilah peluang yang harus diraih. Berjualan Bersama Pedagang Lain Ayam bakar terdiri atas beberapa jenis, antara lain, ayam bakar mentega, ayam bakar rica-rica, ayam bakar taliwang, dan ayam bakar paniki. Salah satu yang terkenal dan banyak dijual di pinggir jalan menggunakan gerobak adalah ayam bakar. Agar memiliki keunggulan, pastikan ayam bakar yang dijual memiliki ciri khas, terutama bumbu dan sambalnya. Selain bumbu dan sambal, peluang lain yang memberi ciri khas adalah lalapan. Lalap yang unik dan berbeda sering mencuri perhatian. Jika biasanya lalapan terdisi atas kacang panjang, mentimun, kubis, dan kemangi, tambahkan satu bahan seperti terung ungu sudah menjadi nilai tambah. Lokasi usaha ayam bakar harus mudah terlihat dan banyak dilewati kendaraan bermotor dan memiliki tempat parkir yang memadai, misalnya, di pinggir jalan besar dan banyak pedagang makanan lain. Jangan khawatir jika harus bersaing dengan pedagang makanan lain. Penjual makanan yang berkumpul lebih disukai konsumen karena mereka dapat memilih dengan cepat. Konsumen tidak harus pergi ke tempat lain. Supaya dapat bersaing dengan leluasa, pastikan tidak ada pedagang ayam bakar di antara penjual makanan itu. Biasanya ada aturan tidak tertulis antar pedagang untuk tidak berdagang di lokasi yang berdekatan. Itu bisa dimaklumi supaya tidak berebut konsumen. Promosi yang paling mencolok adalah dengan menggantung ayam panggang di etalase gerobak. Alat pemanggang diletakkan di depan dengan harapan orang akan terpancing seleranya ketika mencium aroma sedap ayam bakar. Trik itu sama dengan yang dilakukan penjual sate. Cara Cerdas Memulai Usaha Sebaiknya mencari lokasi kaki lima strategis yang banyak orang datang atau lalu lalang, sehingga potensi untuk dikunjungi juga besar. Mencari lokasi berjualan kaki lima yang aman dari penggusuran juga penting. Pemerintah daerah terkadang memiliki lokasi khusus untuk berjualan baik berupa warung untuk rakyat, pusat jajanan, atau bentuk fasilitas lainnya. Jika tidak, bergabung atau bekerja sama dengan pemilik gedung yang halamannya bisa dimanfaatkan setelah mereka tutup. Banyak berkembang ayam bakar yang buka khusus malam hari dan memang tetap ramai pengunjung. Emperan toko atau usaha yang tutup malam hari menjadi lokasi yang cukup aman dan biasanya sudah tersedia tempat parkir. Calon pengusaha harus menentukan segmen pasar yang dibidik, sehingga fokus pada pelanggan. Penggemar ayam bakar kaki lima bukan hanya kalangan bawah, tetapi juga sampai kelas atas. Untuk segmen menengah bawah sebaiknya harga jual tetap terjangkau sementara kelas atas memiliki kemampuan beli yang lebih tinggi. Keunggulan ayam bakar yang akan dijual baik dari sisi rasa, penampilan, pelayanan, sampai harga yang bersaing harus diperhitungkan. Penjual ayam bakar kaki lima memang banyak sekali, sehingga pembeli kadang-kadang bingung. Agar tampil spesifik dan mudah dikenal pilih tema ayam bakar khusus yang mengandalkan daerah asal, bumbu orisinal, sambal yang pedas, dan sebagainya yang menjadikan ayam bakar terlihat unik mudah diingat. Supaya mudah diingat pelanggan, tentukan jenis ayam bakar yang akan dijual. Bumbu ayam bakar sangat variatif. Pilih salah satu sebagai andalan dan yang lain sebagai pendamping. Supaya harga jual bersaing, tidak harus menjual ayam dalam kondisi utuh. Pembeli punya pilihan lebih longgar jika ayam bakar dijual per potong. Sambal menjadi salah satu keunggulan karena kadang-kadang rasa ayam biasa-biasa saja, tetapi kalau sambalnya enak maka pembeli pun berdatangan. Buat eksperimen sambal hingga mendapatkan rasa yang tepat. Jika memungkinkan sediakan beberapa pilihan sambal seperti sambal superpedas dan sambal dengan pedas sedang, sambal mangga, atau sambal bajak. Menentukan jenis bahan baku yang digunakan bisa menjadi keunggulan tersendiri. Ayam kampung bisa dijual untuk kalangan menengah atas karena harganya yang mahal. Ayam pejantan yang mirip kampung bisa juga dipertimbangkan di samping broiler yang lebih murah. Trik untuk menarik pembeli agar datang biasanya dengan membakar potongan ayam, sehingga tercium bau harum ketika orang lewat. Ini efektif untuk menggoda selera pengunjung. Menghitung investasi yang diperlukan baik untuk tempat berjualan sampai biaya operasional. Yang harus disiapkan adalah tenda plastik, gerobak jualan, meja kursi, gerobak untuk mengangkut peralatan, serta peralatan saji dan masak. Ayam Bakar Kecap Ayam bakar kecap adalah ayam bakar berbumbu dasar yang paling sederhana. Jika ingin berbeda, buat ayam bakar rica-rica atau ayam bakar mentega. Ayam bakar kecap banyak disuka karena bumbu orisinalnya. Sajikan dengan lalapan segar. Lalapan harus diperhitungkan. Bahan
  • 2 ekor ayam kampung
  • 2 liter air kelapa
  • 4 lembar daun jeruk
  • 2 lembar daun salam
  • 1 ruas jari lengkuas
  • 2 batang serai
Bumbu Halus
  • 50 gram kunyit
  • 50 gram bawang putih
  • 50 gram bawang merah
  • 50 gram kemiri
  • Garam dapur
  • Merica
Gula pasir
  • Bumbu Oles
  • 1 jeruk limau
  • 4 sendok makan kecap manis
  • 1 sendok makan minyak sayur
  • 3 siung bawang putih dipotong halus
  Cara Memasak
  • Potong ayam kampung menjadi empat bagian. Kepala, leher, dan ceker disisihkan. Bagian ini tetap dipakai karena selalu ada pembeli yang menyukai bagian-bagian itu.
  • Tumis bumbu halus dengan minyak goreng. Masukkan daun jeruk, lengkuas, dan serai. Aduk sampai harum.
  • Masukkan ayam.
  • Tuang air kelapa dan tutup wajan atau panci. Ungkep hingga air kelapa tinggal setengah. Jika air kelapa sulit didapat atau mahal, bisa diganti dengan air biasa.
  • Pisahkan ayah dengan bumbu. Bakar ayam ketika ada yang memesan. Olesi dengan bumbu dan mulai dibakar. Olesi lagi dan sekali lagi naik ke bara api. Pemanggangan kedua ini hanya untuk memastikan warna ayam sesuai dengan yang dikehendaki.
  • Kemas ayam dalam wadah, lengkapi dengan sambal dan lalapan.
Penulis: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved