Kamis, 9 April 2026

Orang Suci IndIa Meninggal

Penulis: Adi Sasono |
PUTTAPARTHI | SURYA - Sri Sathya Sai Baba meninggal dunia pada Minggu (24/4) pagi. Guru spiritual yang juga dianggap pengikutnya sebagai orang suci (dan bahkan dewa) itu wafat di usia 86 tahun di sebuah rumah sakit (RS) yang tak jauh dari padepokan atau ashram-nya di Desa Puttaparthi, negara bagian Andhra Pradesh, India selatan. Ajal menjemput sang guru yang memiliki jutaan pengikut di seluruh dunia itu, setelah hampir sebulan ia berada dalam kondisi kritis dengan alat bantu pernapasan dan cuci darah. Sai Baba meninggal di RS Institute of Higher Medical Sciences yang didirikan yayasannya. Menyusul kabar kematian Sai Baba itu, ribuan warga Hindu pengikutnya berkerumun di depan RS. Untuk menghindari kerumunan yang makin membeludak, polisi menggunakan barikade-barikade di sekitar RS. Polisi juga mengimbau agar publik tetap tenang meskipun mereka sedang tenggelam dalam duka cita mendalam. Stasiun-stasiun TV India menayangkan kabar kematian itu, termasuk cuplikan-cuplikan Sai Baba semasa masih hidup serta kesaksian atas keajaiban yang dimilikinya. “Sai Baba tak lagi bersama kita secara fisik. Ia mengembuskan napas terakhir pukul 07.40 pagi karena gagal jantung,” demikian bunyi pernyataan dari pihak RS. “Jenazahnya akan disemayamkan selama dua hari, Senin dan Selasa, agar rakyat bisa memberikan penghormatan terakhir pada beliau.” Sai Baba lahir 23 November 1926 dengan nama kecil Sathya Narayana Raju. Sejak kecil, ia memiliki bakat spiritualitas dan kecerdasan luar biasa. Tahun 1940 saat berusia 14 tahun, ia mulai menyebut dirinya dengan Sai Baba. Saat itu, dia mengaku sebagai titisan atau reinkarnasi Sai Baba Shirdi, orang suci Hindu lainnya dari negara bagian Maharashtra yang meninggal tahun 1918. Saat Sai Baba muda mulai memiliki pengikut, Puttaparthi yang sebelumnya merupakan desa yang sepi berubah menjadi ramai dikunjungi banyak orang. Ia kemudian membangun padepokan (ashram) yang luas pada 1950 yang diberi nama Prasanthi Nilayam. Dari sumbangan dana para pengikutnya, didirikanlah yayasan Sai Baba pada 1972. Yayasan kemudian membangun RS/klinik, universitas dan sekolah-sekolah. RS yang didirikan mengklaim mampu memberikan pengobatan di luar kemampuan ilmu medis umum. Yayasan Sai Baba juga mendirikan ashram-ashram yang tersebar di seluruh dunia. Oleh jutaan pengikutnya yang tersebar di berbagai negara di dunia (termasuk di Indonesia), Sai Baba dianggap memiliki kekuatan supranatural. Antara lain, hanya dengan gerakan tangan ia dinilai mampu menghadirkan yang tak ada menjadi ada, bisa mengingat kejadian masa silam dan menyembuhkan penyakit yang sudah tak bisa disembuhkan dokter. Kata-katanya juga manjur. Di antara pengikut Sai Baba adalah para politisi top India, termasuk mantan Perdana Menteri (PM) India Atal Bihari Vajpayee. Juga para jenderal, atlet olahraga, dan artis —salah-satunya bintang Hollywood Goldie Hawn. Salah seorang donatur terbesar yayasan adalah mantan pemilik jaringan restoran Hard Rock Café, Isaac Burton Tigrett, yang pernah tinggal di ashram Puttaparthi. PM India Manmohan Singh kemarin mengatakan, bangsa India sangat berduka dengan kematian Sai Baba. “Ia adalah inspirasi bagi semua orang dari berbagai keyakinan. Ia pemimpin spiritual yang mengilhami jutaan orang untuk menjalani hidup bermoral dan punya arti meskipun para pengikutnya mengikuti agama berbeda-beda,” kata Singh sambil menambahkan bahwa sang guru mengajarkan kebenaran yang universal, perilaku baik, perdamaian, kasih sayang dan nonkekerasan. Selalu mengenakan jubah berwarna oranye dengan rambut kribonya yang khas, ada juga yang menyebut Sai Baba kontroversial. Bahkan, kelompok rasionalis India menuding Sai Baba tak ubahnya seorang dukun dan keajaibannya hanyalah tipuan. Ia juga pernah dituduh melakukan penyimpangan seksual terhadap para pengikutnya, tapi tuduhan itu tak pernah terbukti. Sai Baba menyebut tuduhan-tuduhan itu sebagai fitnah. Sai Baba pernah coba dibunuh oleh empat orang yang masuk ke rumahnya pada 1993. Perkelahian terjadi. Dua pengikutnya tewas, namun empat penyerang akhirnya berhasil dilumpuhkan dan ditembak mati polisi. Sai Baba tak menikah dan tak memiliki anak hingga akhir hayatnya. [Tab] n [Tab] ap/afp/sko
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved