Polisi Wiyung Tahan Sapi Liar
Penulis: Heru Pramono |
SURABAYA l SURYA -Polsek Wiyung mulai bersikap tegas terkait sapi liar yang dikeluhkan warga. Sebagai langkah awal polisi ‘menahan’ seekor anak sapi di Mapolsek Wiyung. Hingga Senin (7/2), lima ekor sapi bermalam di halaman belakang Mapolsek Wiyung.
Polisi sengaja menahan anak sapi itu karena hingga kini belum ada pihak yang mengakui kepemilikan sapi di Wiyung.
Di wilayah itu setidaknya terdapat 20-30 ekor sapi bebas berkeliaran. Kondisi ini dikeluhkan warga sekitar, terutama bila hewan-hewan itu berkeliaran dan melintas di tengah jalan.
Wakapolsek Wiyung AKP Widjanarko menyatakan, anggota polsek Wiyung mengikat seekor anak sapi dan ditempatkan di halaman belakang Mapolsek sejak Sabtu (5/2).
Tidak menutup kemungkinan pihaknya akan menangkap dan mengikat lebih banyak sapi lagi.
“Kami mengikat sapi itu tanpa maksud apa-apa. Kami ingin ada tindakan pemiliknya, jadi diharapkan pemilik bisa datang ke sini dan nanti sama-sama kita cari solusinya,” ujar Widjanarko di Mapolsek Wiyung, Senin (7/2).
Permasalahan sapi liar di Wiyung sebenarnya sudah dibahas bersama oleh Muspika setempat. Solusi yang ditawarkan adalah dikandangkan atau dijual.
Pihak Kecamatan Wiyung juga berusaha mencarikan lahan jika sapi-sapi itu akan dikandangkan. 