Hip Hop Ungguli Tarian Tradisional
Tayang:
SURABAYA | SURYA - Lima remaja bersaing menjadi yang terbaik dalam ajang adu bakat di Atrium Maspion Square, Jl A Yani, Surabaya, Minggu (2/2). Mereka adalah para finalis ajang tahunan Charming of Entertainer Model’s Competition (Chemoc) yang digelar pengelola pusat perbelanjaan itu.
Bakat yang ditampilkan kelima finalis itu tak hanya berasal dari dunia seni modern saja, namun juga seni tradisional. Misalnya seperti bakat yang ditampilkan oleh Ajeng (16) siswi SMA Khadijah Surabaya dan Anggi (16) siswi SMA 2 Surabaya. Mereka menampilkan bakat dalang dan Tari Nyambi Plenteng.
Seusai menampilkan bakat dalangnya, kepada Bona Idol, bintang tamu sekaligus anggota dewan juri, Ajeng mengaku bakat dalangnya turun dari ayahnya.
Ayahnya, cerita Ajeng, adalah pria asli Solo yang sudah puluhan tahun berkutat dengan dunia wayang, khususnya dalang. “Saya sering nonton Ayah saat lagi ndalang, berawal dari itulah saya tertarik untuk menjadi dalang,” kata Ajeng.
Tak hanya sampai di sini, mata dewan juri pun terbelalak kedua kalinya oleh bakat Tari Nyambi Plenteng yang dibawakan oleh Anggi. Menurut Anggi, tari yang dibawakannya adalah tarian asal Pulau Madura yang bercerita tentang seorang perempuan yang sedang mengambil air menggunakan gentong.
“Saya bangga dengan kamu, karena gadis belia seusia kamu bisa melestarikan budaya asal Jawa Timur, dan saya makin cinta dengan Jawa Timur,” tandas Bona, finalis Indonesian Idol, yang disambut dengan tepuk tangan pengunjung.
Namun, di acara puncak ini, ketiga dewan juri yaitu Bona Idol, Helmy (bintang iklan), dan Heti (jurnalis), menetapkan Marthania Yolanda sebagai juara pertama. Siswi SMP Widya Merti ini membawakan bakat modern dance jenis Hip Hop dengan sangat energik dan lincah. Sedangkan peringkat dua sampai lima diraih oleh Nadia (22), Anggi (16), Ajeng (16), dan Putri Dahlia (14).
“Dewan juri menetapkan Marthania sebagai peraih juara pertama. Mungkin mereka menilai, penampilan Marthania yang paling memukau,” ungkap Manager Event and Tenant, Abdul Ghoffar, di akhir acara.
Menurut Ghoffar, event tahunan ini sudah digelar sebanyak tiga kali sejak tahun 2008 silam. Tujuan diadakannya ajang ini, terangnya, adalah untuk mencari talenta-talenta muda yang berusia antara 12 sampai 25 tahun.
“Selain mendapatkan hadiah uang tunai dan tropi, kelima finalis juga berhak atas kontrak kerja sama dengan pihak Maspion Square untuk tampil di event-event yang diadakannya,” imbuh Ghoffar.nk1
KOMENTAR