Kamis, 11 Juni 2026

Tesa Rebut Wild Card Indonesian Idol 2010

Tayang:
Penulis: Achmad Pramudito |
SURYA - Zulfa kembali harus menelan pil pahit lantaran gagal merebut peluang ke pentas Indonesian Idol 2010. Tapi, masyarakat Jatim masih bisa bernafas lega karena di babak Wildcard dan Coba Lagi Award Indonesian Idol 2010 yang live dari Studio 4 RCTI, Jumat (7/5), Tesa, yang juga wakil Surabaya berhasil melaju ke babak Spektakuler. Tesa lolos bersama tiga kontestan lain, yaitu Andi (Bandung), Rio (Makasar), dan Citra (Jogjakarta). Para juri mengunggulkan Tesa dan Andi untuk gabung kembali ke ajang Indonesian Idol, sedang nama Rio dan Citra terpilih berdasar polling SMS. Selain Zulfa, yang gagal memanfaatkan peluang di babak Wildcard dan Coba Lagi Award adalah Mela, Micha, dan Eza dari Jakarta. “Semua kontestan yang masuk babak Spektakuler memang layak jadi superstar. Dari segi teknik vokal mereka sudah sangat meningkat dibandingkan saat saya ketemu mereka di babak audisi pertama kali,” ujar Erwin Gutawa. Meski begitu, Erwin mengaku, para kontestan masih perlu diasah lagi agar lebih matang. Komentar senada dilontarkan Meltho dan Rayen. Menurut personel Pasto yang dipercaya sebagai pelatih vokal peserta Indonesian Idol 2010, mental kontestan perlu mendapat perhatian serius untuk dibenahi. Bagi Pasto, mental mempengaruhi emosi mereka di atas panggung saat bernyanyi dan itu akan berdampak ke produksi suara yang tidak stabil. “Jujur kualitas mereka semua seimbang dan kami yakin masyarakat Indonesia maupun juri akan sulit memilih siapa yang berhak menyandang predikat superstar,” ujar Meltho yang diamini Rayen. Dihubungi sesaat sebelum masuk pesawat yang akan membawa kembali ke Surabaya, Zulfa mengaku tak kecewa dengan hasil yang diperolehnya. Pemilik nama Zulfa Tisa Shafira yang malam itu membawakan lagu I Love You-nya Dewi Sandra menyatakan sudah berbuat maksimal dan terbaik yang mampu dia lakukan. Zulfa yang baru lulus dari SMA Negeri 16 Surabaya ini menegaskan tekadnya untuk tetap bermusik. Zulfa akan kembali gabung bersama Napoleon, grup band yang digawangi beberapa murid SMA Negeri 16 Surabaya. pra
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved