Rabu, 20 Mei 2026

Ilmuwan Temukan Buaya Bertanduk Mengerikan

Tayang:
Penulis: Satwika Rumeksa |
Surabaya - Ilmuwan menemukan fosil buaya kuno. Binatang yang memiliki tanduk itu menjadi predator terbesar dan memangsa nenek moyang manusia di Afrika di zamannya. Ilmuwan menemukan tulang anggota keluarga moyang manusia yang menggunakan gigi buaya itu sebagai senjata, yang memiliki nama ilmiah Crocodylus anthropophagus yang berarti buaya pemakan manusia. Predator itu hidup 1,84 juta tahun lalu memiliki moncong yang terlihat lebih tegap daripada buaya modern. Buaya kuno tersebut juga punya tanduk segitiga yang terkenal. “Mereka memiliki penglihatan dari samping proyeksi di belakang mata,” ujar Christopher Brochu, seorang paleontologis vertebrata dari Universitas Iowa. “Jika dilihat dari depan, maka akan tampak seperti gundukan proyektil menghadap ke atas.” Spesies lainnya dari jenis buaya yang memiliki tanduk yang hampir sama adalah buaya Kuba dan buaya Thailand. “Jantan menggunakan tanduk tersebut dalam musim kawin untuk menunjukkan diri,” jelas Brochu. “Sementara dengan merendam kepalanya di depan menunjukkan kekuatan menonjol tanduk mereka kepada para betina.” Ilmuwan menemukan sebuah bagian dari tengkorak dan tulang buaya di Olduvai Gorge di lembah Serengiti Tanzania pada tahun 2007. “Saya tidak bisa menjamin apakah buaya tersebut membunuh manusia tetapi yang pasti mereka menggigit manusia,” ujar Brochu. “Nenek moyang manusia harus berhati-hati jika dekat dengan air, karena sumber air di Olduvai Gorge pernah menjadi tempat yang sangat berbahaya.” Buaya memang telah lama menjadi predator manusia. Buaya yang berukuran sangat besar berpotensi mengkonsumsi nenek moyang manusia secara utuh, tanpa meninggalkan sisa sedikit pun. “Mungkin saja sebesar buaya sungai Nil modern, salah satu buaya hidup terbesar yang pernah ada dan berukuran 18 hingga 20 kaki,” tandas Brochu. “Manusia purba berukuran lebih kecil daripada manusia modern, jadi buaya tersebut secara relatif terlihat lebih besar.”scd
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved