Besok, Pelantikan Anggota DPRD Surabaya 2009-2014

Penulis: Cak Sur |
SURABAYA | SURYA Online - Pelantikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim), periode 2009-2014, direncanakan digelar pada Senin (24/8) besok. Ketua DPRD Surabaya, Musyafak Rouf, di Surabaya, Minggu (23/8), mengatakan, pihaknya sudah menerima surat Keputusan (SK) Gubernur Jatim mengenai jadwal pelantikan anggota DPRD di kabupaten/kota se-Jatim pada Sabtu (22/8). "Jika tidak ada halangan apa-apa, pelantikan diusahakan akan dilaksanakan Senin pukul 15:00 WIB," katanya. Menurut Musyafak, pihak-pihak yang berwenang melantik anggota dewan tersebut yakni dari Pengadilan Negeri (PN) Kota Surabaya dan para ulama atau rohaniawan sebagai penyumpah.  Namun, lanjutnya, yang menjadi kendala saat ini yakni datangnya SK Gubernur dinilai terlalu mepet dengan jadwal pelantikan, sehingga dikhawatirkan jadwal bisa berubah lagi. "Apalagi sekarang kan hari libur, jadi kepastiannya yang jelas bergantung yang melantik. Walaupun kita agendakan hari Senin karena yang melantik tidak bisa karena terlalu mendadak, ya, diundur sehari," jelas Musyafak. Ada pun pelantikan tersebut nantinya akan dipimpin oleh pimpinan sementara DPRD Surabaya yang terdiri atas ketua dan wakil ketua. Mereka berasal dari partai politik yang memperoleh kursi terbanyak pertama dan kedua di DPRD. Berdasar hasil pemilihan umum legislatif 2009 lalu, ketua sementara akan diduduki anggota DPRD dewan dari Partai Demokrat. Partai ini memperoleh 16 kursi di DPRD, sedangkan wakil ketua sementara dari PDIP yang mendapatkan 8 kursi. Partai Demokrat menunjuk kader Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Wisnu Wardhana untuk menjadi pimpinan dewan sementara dam PDIP menunjuk Wisnu Sakti Buana, sekretaris DPC PDIP Surabaya. Sesuai UU MPR/DPR/DPD/DPRD disebutkan bahwa setiap partai politik (parpol) bisa membentuk fraksi jika minimal mendapat empat kursi. DPRD Surabaya periode 2009-2014 akan diisi tujuh fraksi, yakni Partai Demokrat (16 kursi), PDIP (8 kursi), PKS (5 kursi), Golkar (5 kursi), PKB (5 kursi), PDS (5 kursi) sedangkan satu fraksi lagi akan terbentuk jika empat parpol lain, yakni Gerindra (3 kursi), PAN (2 kursi), PKNU (1 kursi), dan PPP (1 kursi) bergabung dalam satu fraksi. ant
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved