Soal Video Porno, Manohara Cuek
Jakarta - Surya
Sengsara membawa nikmat, itulah kalimat yang cocok untuk menggambarkan kehidupan Manohara Odelia Pinot. Betapa tidak, kasus 'kekerasan dalam rumah tangga' yang disebutnya dilakukan oleh suaminya, Tengku Tumenggong Mohammed Fakhry Petra, justru memberinya popularitas yang kemudian membawanya ke dunia hiburan Indonesia.
Setelah berita tentang dirinya nyaris padam, gadis blasteran Indonesia - Amerika itu punya berita tak kalah heboh. Disebut-sebut ada video porno dengan 'bintang' utama berwajah sangat mirip dirinya. Video itu dikabarkan beredar melalui YouTube.
Ketika dimintai tanggapan soal video berdurasi 11 menit itu, Minggu (16/8), Manohara terlihat tenang-tenang saja. Meski mengaku belum melihat video tersebut, Manohara menegaskan bahwa perempuan di gambar bergerak itu bukan dirinya.
“Mano belum dengar mengenai video itu. Mungkin itu kebetulan mirip dengan Mano saja,” ujar remaja 17 tahun itu saat ditemui di RS Dharmais, Jakarta, Minggu (16/8).
Lanjut Mano, bisa jadi hal tersebut ada kaitannya dengan proses hukum yang sedang dihadapinya untuk kasus kekerasan dalam rumahtangga yang, menurut Mano, dilakukan oleh suaminya yang merupakan pangeran Kesultanan Kelantan Malaysia.
"Ini hanya masalah kasus. Mungkin mereka (pihak Kelantan) ingin mencari kasus dan aib baru untuk menghilangkan kasus yang ada," katanya lagi. "Mungkin mereka selalu memunculkan kasus-kasus baru untuk Mano. Mano hanya ingin menghadapi kasus yang ada daripada harus memikirkan hal-hal yang seperti itu," sambungnya.
Masih menurut Mano, pihak Kelantan sampai saat ini tidak pernah fokus dengan kasus yang dialaminya. "Sampai saat ini Mano belum lihat dan dengar mengenai video itu. Sekarang. Mano fokus dengan kasus Mano yang sebenarnya. Mereka sampai saat ini enggak pernah fokus dengan kasus ini," pungkasnya.
Meskipun orang baru di dunia entertainment, Manohara tak kalah kondang dari Luna Maya, Agnes Monica, ataupun Shireen Sungkar misalnya. Bila dihitung-hitung, sosoknya justru lebih sering tampil di acara infotainment sejak putri Daisy Fajarina dengan George Manz yang pria Amerika itu.
Nama Manohara langsung melejit ketika Daisy tiba-tiba menggelar konferensi pers untuk memberitahukan bahwa putrinya disiksa sang Pangeran Kerajaan Kelantan. Kasus itu memuncak ketika Manohara berhasil lari dari suaminya ketika mereka menjenguk ayah Tengku Fakhry yang tengah dirawat di Singapura pada 30 Mei lalu.
Sejak itu wajah cantik perempuan yang dibesarkan di Prancis itu menghiasi berbagai media di Indonesia. Nyaris tiada hari tanpa wajah Manohara wara-wiri di televisi. Bila tak muncul di infotainment, dia yang selalu didampingi Daisy melayani wawancara stasiun televisi. Dari berita siang sampai acara kondang semacam Bukan Empat Mata dengan host Tukul.
Berbagai komentar pun berseliweran. Dari rakyat biasa, selebritas, aktivis perempuan, politisi, sampai pejabat negara. Ada yang bersimpati pada remaja kelahiran 28 Februari 1992 itu. Namun tak kurang juga yang meragukan kebenaran cerita menyedihkan Manohara.
Kasus Manohara sempat memicu sentimen anti-Malaysia. Terlebih pada saat yang bersamaan kasus Ambalat menghangat lagi. Kasus penyiksaan terhadap tenaga kerja wanita (TKW) asal Indonesia oleh majikan Malaysia mereka juga diungkit-ungkit lagi.
Bantahan dari pihak Kelantan tak kalah keras. Meskipun waktu itu belum ada pernyataan resmi dari keluarga kerajaan, beberapa orang yang mengatasnamakan keluarga Kelantan mulai buka suara. Mereka mengaku sahabat keluarga atau pembantu keluarga.
Yang jelas nama Manohara sudah telanjur melejit. Dia menjadi selebritas baru. Berbagai tawaran menghampirinya. Dari membintangi video klip sampai sinetron. Salah satu stasiun televisi swasta bahkan langsung menampilkan cuplikan sinetron yang berjudul sama dengan namanya, Manohara. Cuplikan itu menunjukkan Manohara sedang menangis, dijambak seorang pria, atau menatap sedih di balik jeruji jendela dengan air mata bercucuran.
Kini sinetron berjudul Manohara itu telah ditayangkan secara stripping atau setiap hari. Manohara dipasangkan dengan Dude Herlino, salah satu bintang sinetron paling kondang saat ini. Bintang lainnya adalah Dewi Yull yang berperan sebagai ibunya dan Marissa Nasution.
Meski bercerita tentang remaja yang harus menikah atas permintaan ibunya lalu mengalami kekerasan dari suaminya, kisah sinetron ini bukan adaptasi kisah hidup Manohara selama menjadi istri Fakhry.
Tanpa menggunakan Manohara sebagai bintang, beberapa stasiun televisi lain menayangkan sinetron dengan tema sama. Gadis muda, tentu tidak bernama Manohara, menikah dengan pangeran tetapi hidup menderita.
Sementara itu ibu Manohara, Daisy Fajarina pun menghadapi kasus lain. Seorang perempuan bernama Shaliha, yang pernah diakui sebagai anak angkat dan pembantu Daisy, mengungkap borok masa lalu perempuan asal Sulawesi Selatan itu.
Shaliha datang dari Prancis, dengan ongkos perjalanan yang disebut-sebut dari istana Kelantan, menuntut pertanggungjawaban Daisy atas kasus pelecehan seksual yang dialaminya. Menurut Shaliha, Daisy dijatuhi hukuman 18 bulan penjara oleh pengadilan Prancis terkait kasus itu. Tentu Daisy membantahnya.
Hingga kini kasus itu belum ketahuan ujungnya. Seperti juga kasus kekerasan dalam rumah tangga yang dilaporkan Manohara terhadap Fakhry. kcm
KOMENTAR