Komplotan Perempuan Tipu Pedagang Emas, Gelang Emas Diisi Kawat
Magetan - Surya-Empat perempuan berlagak butuh uang menjual gelang emas ke toko emas. Namun ternyata di dalam gelang tersebut diisi logam kawat sehingga emas tersebut lebih berat dari semestinya.
Sayangnya hanya satu dari keempat pelaku yang berhasil ditangkap, sementara tiga lainnya berhasil kabur. "Tiga pelaku lainnya berhasil kabur, menggunakan Panther berwarna hijau botol setelha berhasil memperdayai pemilik Toko Emas Kendi dipasar tersebut," terang Kapolres Magetan, AKBP Yacop Prayogo kepada Surya, Sabtu (4/7).
Seorang pelaku bernama Sri Mulyani, 40, warga Jl Juanda, Kota Malang berhasil diamankan polisi ketika menjual emas di toko emas Naga milik Bambang, 45, warga Gorang-Gareng, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan.
Terbongkarnay aksi keempat perempuan itu berkat kejelian Bambang. Namun mereka berhasil menjual dua gelang seberat 35 gram. Pemilik toko Emas Kendi tak mengetahui emas yang dibelinya ternyata diberi kawat di dalamnya, sehingga kawat itu menambah berat emas. Gelang yang seharusnya hanya seharga Rp 7 juta dibeli Rp 15 juta.
Namun ketika mereka mau menjual ke Bambang, pemilik toko emas Naga ini curiga. Dia mengenal persis bentuk gelang yang hendak dijual tersangka. Selain itu, nota pembelian gelang emas itu mencurigakan berasal dari toko emas di Magelang. Saat ditanya mengapa tak menjual emasnya ke toko emas di Magelang, perempuan itu menjawab di sana harganya murah.
"Saya curiga, tetapi dia malah mengaku telah menjual ke toko emas Kendi yang tak lain milik adik saya. Langsung adik saya, saya minta mematahkan gelang yang telah dibelinya," tegas Ketua Asosiasi Pedagang Emas Permata Kabupaten Magetan ini. Ternyata benar, di dalamnya ada kawat kecil.
Tersangka Sri Mulyani mengaku melakukan itu semua karena terbelit masalah ekonomi keluarga. "Modus kami selalu menggunakan ungkapan kepepet butuh uang tunai," akunya. st14
KOMENTAR