Sabtu, 11 April 2026

Buruh Migran Indonesia Terjun dari Lantai 3 Rumah Sakit di Yordania

Nasib buruh migran Indonesia senantiasa diwarnai sisi tragis. Kali ini, seorang buruh migran perempuan berusia 23 tahun bunuh diri

Penulis: Yuli |

AMMAN | SURYA Online - Nasib buruh migran Indonesia senantiasa diwarnai sisi tragis. Kali ini, seorang buruh migran perempuan berusia 23 tahun bunuh diri dengan terjun dari lantai tiga sebuah rumah sakit di Amman, Yordania. Ia meninggal seketika. Itu akibat juragannya tak sudi mengongkosi perawatannya di rumah sakit tersebuit. "Juragannya mendesak perempuan 23 tahun itu, Senin lalu, agar keluar dari rumah sakit tempat dia dirawat karena luka di kepalanya setelag terjatuh di rumah juragannya," kata juru bicara Departemen Kesehatan Yordania, Hatem al-Azroai, Selasa (13/1/2009) waktu setempat. Sayang sekali, identitas buruh migran dari Indonesia itu tak dibuka ke publik. Menurut Hatem al-Azroai, dokter sudah menjelaskan bahwa buruh migran itu masih perlu dirawat di rumah sakit supaya sembuh total tapi si juragan tak menggubris. Ia justru memaksa untuk membawa pulang buruh perempuan itu. "Laporan hasil otopsi segera diserahkan kepada polisi yang sedang menyelidiki kecelakaan ini," katanya. LSM Amnesti Internasional berbasis di London, Inggris, November 2008 lalu, melaporkan, puluhan ribu buruh migran perempuan di Yordania menghadapi keterasingan, eksploitasi dan pelecehan dengan atau bahkan tanpa perlindungan dari negara. Komisi Nasional Hak Azasi Manusia Yordania juga menuduh pemerintah Yordania gagal melindungi hak-hak para buruh migran sehingga mereka mendesak adanya pembaruan Undan-undang Perburuhan. Negara monarkhi itu punya sekitar 70.000 buruh migran di sektor domestik, 40.000 di antaranya tak terdaftar resmi. Sebagian besar berasal dari Asia Selatan dan Asia Tenggara, terutama Indonesia, Filipina dan Sri Lanka. afp/yul

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved