Kamis, 9 April 2026

Otak-otak Bandeng Bu Muzanah, Tradisi Kelezatan

SURABAYA | SURYA Online - Banyak orang yang kurang doyan menyantap bandeng karena duri-duri lembutnya yang menyebar hampir di seluruh tubuh ikan bandeng. Tak mengherankan, bandeng kadang cuma diolah sangat sederhana. Digoreng begitu saja, atau digulai. Namun ketika menyantapnya, membutuhkan ‘perjuangan’ seru karena harus bergulat dulu menakluk duri dari dagingnya. Repot! Namun, di tangan Hj Maksunah, 51, pewaris merek dagang ‘Otak-otak Bandeng Bu Muzanah Gresik’ ini kelezatan bandeng baru benar-benar bisa dirasakan. Bahkan licin tandas. Bukan sekadar cara memasaknya saja yang mampu melembutkan duri bandeng, juga racikan bumbu-bumbunya merasuk hingga ke dalam daging lembut bandeng. Dari ibundanya, Hj Muzanah yang namanya diabadikan menjadi merek dagang otak-otak bandeng khas Gresik ini, mudah didapatkan di seluruh Gresik. Utamanya, di sepanjang jalan Sindujoyo, Gresik. Atau kalau ingin masuk langsung ke ‘sarang’ Hj Maksunah memang harus melalui gang kelinci di areal Pasar Gresik, persisnya di Jl Sindujoyo gang XI/29, Kroman, Gresik. Menurut Hj Maksunah, ibu lima orang anak ini mengenang, bisnis keluarga ini dimulai 33 tahun silam. Selama itulah keluarga Hj Maksunah meneruskan tradisi keluarga menjaga kelezatan secara turun-temurun. Meski awalnya hanya mengolah tak lebih dari 10 ekor bandeng yang dimasak sesuai lidah keluarga, dan hanya ditawarkan ke tetangga di kiri dan kanan rumah. Nyatanya, otak-otak bandeng yang menggunakan resep keluarga Hj Muzanah itu kini malah bukan hanya bisa menggoyang lidah warga Gresik semata. Warga luar Gresik, justru menjadikan ‘otak-otak bandeng Bu Muzanah’ yang baru dipatenkan mereknya tahun 1990 ini menjadi oleh-oleh ketika mampir menyinggahi Gresik. Hari-hari biasa Hj Maksunah mampu mengolah sekitar 300 ekor bandeng per hari. Namun, pada sabtu dan minggu, permintaan melonjak, dan 500 ekor bandeng yang dikerjakan oleh 10 pekerja itu bisa ludes dalam satu harinya. Tapi tahu nggak –masih cerita Hj Maksunah- jika resep yang diracik ibundanya (Hj Muzanah) itu berasal dari bumbu racikan Wak Ismail, ayah Hj Muzanah, atau kakek Hj Maksunah! Jadi, resep otak-otak bandeng Bu Muzanah adalah warisan keluarga selama tiga generasi. “Kami hanya meneruskannya saja, juga nanti saya harap anak-anak saya bisa ikut menjaga kelezatannya,” harap istri H Wahid ini. mustain
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved