"Car Free Day" Dilaksanakan Lagi di Surabaya
Tayang:
Penulis: Cak Sur |
Suryalive | Surabaya - "Car Free Day" untuk kedua kalinya akan dilaksanakan di Kota Surabaya pada Minggu (23/11), sebagai upaya mengurangi tingginya tingkat pencemaran udara, akibat asap kendaraan bermotor.
Kepala Bagian Humas dan Protokol Kota Surabaya, Hari Tjahjono di Surabaya, Jumat (21/11), mengatakan, sejalan dengan perkembangan perekonomian dan meningkatnya sarana transportasi, khususnya kendaraan bermotor yang tidak dibarengi dengan perubahan peningkatan infrastruktur jalan, maka akan sering terjadi kemacetan lalu lintas jalan.
"Pada akhirnya itu dapat mengakibatkan menurunya kualitas udara di Surabaya," katanya.
Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) melaksanakan kegiatan "Car Free Day" untuk kedua kalinya, setelah bulan Agustus 2008 lalu.
Kegiatan "Car Free Day" kali ini akan menutup sepanjang Jalan Raya Darmo mulai dari perempatan Jalan Dr.Sutomo sampai di depan Masjid Al Falah sejak pukul 06.00 hingga 10.00 WIB.
"Penutupan jalan ini sama dengan 'Car free day' yang bulan lalu. Cuma bedanya kalau dulu ditutup pukul 09.00 WIB, namun kali diperpanjang waktunya hingga pukul 10.00 WIB," katanya.
Beberapa kegiatan yang mendukung kegitan tersebut yakni jalan sehat, senam, komunitas sepeda sehat, futsal, sepatu roda, bulu tangkis, "skateboard" dan lainnya.
Selain itu, kata dia, dalam upaya melestarikan kualitas udara di Kota Surabaya, maka Pemkot Surabaya mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat untuk ikut berpartisipasi mendukung pelaksanaan program "Car Free Day" tersebut.
"Kelenggangan Jalan Darmo di pagi hari tersebut sebaiknya dimanfaatkan untuk berolah raga beserta keluarga demi kualitas udara yang sehat dan bersih di kota Surabaya," katanya.
Adapun maksud dari kegiatan tersebut, adalah mengajak masyarakat untuk ikut serta dalam upaya pengendalian pencemaran udara yang diakibatkan kendaraan bermotor, sehingga terjadi peningkatan kualitas udara yang sehat dan bersih di Kota Surabaya. ant
KOMENTAR