Minggu, 26 April 2015

Tiga BUMN Incar Minimarket, Goyang Pemain Lama

Senin, 21 Januari 2013 13:09

Tiga BUMN Incar Minimarket, Goyang Pemain Lama
surya/sugiharto
Gerai PostShop pertama di Surabaya mulai beroperasi awal tahun ini.

Rupanya, booming minimarket menarik minat tiga BUMN. Mereka siap 'menggoyang' pasar yang selama ini dikuasai dua pemain tenar, Indomaret dan Alfamart.

Bulog dan PT Pos Indonesia mulai mengoperasikan minimarket di sejumlah kota, disusul PT Rajawali Nasional Indonesia (RNI) mulai 15 Januari 2013. Anak perusahaan bernama PT Rajawali Mart tahun ini menargetkan membuka 150 gerai dengan investasi sekitar Rp 150 miliar.

"Kami akan beroperasi di Jakarta, Semarang, Surabaya, Malang, Jogja, Cirebon, Bandung dan Bali," ungkap Dirut RNI, Ismed Hasan Putro saat launching gerai di Kuta, Bali, beberapa waktu lalu. "Raja Gula dan kondom akan jadi andalan kami."

Rajawali Mart siap menampung pasokan produk dari usaha skala kecil (UMKM), petani dan peternak. Selain itu, memperkuat sinergi produk BUMN seperti garam produksi PT Garam, air mineral dari Perhutani, dan beras dari Bulog.

Untuk menyeret kelas menengah, minimarket ini tetap menggaet 82 item produk seperti Unilever dan Philips. Saat ini, ada 136 juta orang kelas menengah.

"Kami coba beri kelebihan di layanan, seperti sistem, manajemen, rak, dan produk, tapi yang paling penting, Rajawali Mart itu milik masyarakat dan untuk masyarakat," papar Ismed.

Konsep Stabilisasi
Sebaliknya, Perum Bulog menargetkan membuka 100 Bulog Mart, toko ritel modern sejak 2012. Fokus awal pasarnya bahan pokok, terutama beras, gula, dan minyak goreng. Sekarang sudah mulai menjual sembako lainnya.

Halaman12
Penulis: Dyan Rekohadi
Editor: Tri Dayaning Reviati
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas