Kanal

UKM Dupak Bandarejo Populerkan Sejuta Khasiat Daun Katuk, Diolah Jadi Camilan hingga Brownies

Diah Oktavia (kiri) dan Beny Aria menunjukkan produk hasil olahan daun katuk. Mereka mengolah daun katuk menjadi camilan lezat. - surya/delya octovie

SURYA.co.id, SURABAYA – Diah Oktavia (30) dan Beny Aria (47)  cukup lama menjadi kader Kampung ASI Dupak Bandarejo, Surabaya.

Namun, selama menjadi kader, mereka menyadari tak mudah memperkenalkan khasiat daun katuk kepada masyarakat, apalagi mengajak mengonsumsinya.

Banyak ibu-ibu hamil (bumil) maupun menyusui (busui) yang tidak mengerti apa saja kebaikan daun katuk.

“Kalau ibu-ibu yang dari desa mungkin sudah mengerti ya daun katuk itu apa. Tetapi ibu-ibu di kota kebanyakan tidak kenal daun katuk,” jelas Ari ketika ditemui di Kantor Kelurahan Dupak Bandarejo, Rabu (12/9/2018).

Padahal menurut Ari, panggilan akrabnya, daun katuk memiliki berbagai khasiat di antaranya membantu melancarkan ASI, anti-oksidan, mencegah osteoporosis, dan mencegah sembelit.

Ari yang mengaku kerap bertugas di posyandu menyebut banyak bumil dan busui yang mengeluh padanya, beberapa soal ASI yang tidak lancar.

“Saya kan punya daun katuk. Awalnya saya buat sayur. Lama-lama kok bosen sayur, akhirnya saya coba membuat Sule Katuk alias Susu Kedelai Katuk,” ungkapnya sambil menunjukkan satu picther berisi susu kedelai berwarna hijau muda.

Ari dan Diah kemudian mengeluarkan beberapa produk buatan mereka. Sekilas produk-produk ini tak berbeda dari camilan biasanya.

Tetapi ternyata di dalam tiap camilan ini terdapat daun katuk yang mereka budidaya sendiri.

“Setelah kami membuat Sule Katuk, kok enak, dipasarkan juga laris, akhirnya kami eksperimen lagi. Saya membuat keripik, brownies, kue kering, puding, dan bolu yang semuanya dari katuk," jelas Diah.

Halaman
123
Penulis: Delya Octovie
Editor: Parmin

Anjing Milik Korban Pembunuhan di Bekasi Tak Mau Makan dan Menangis, Pakar: Bisa jadi Saksi

Berita Populer