Kanal

Sempat Sanggupi Permintaan Hakim Unjuk 'Kemampuan', Dimas Kanjeng Mangkir Sidang. Ini Alasannya

Di video ini terlihat bagaimana Dimas Kanjeng menggandakan uang di hadapan para pengikutnya - Facebook/Pedepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi

SURYA.co.id | SURABAYA - Terdakwa kasus penggandaan uang, Dimas Kanjeng Taat Pribadi, tak hadir dalam lanjutan persidangan di PN Surabaya, Rabu (12/9/2018). Padahal dalam sidang sebelumnya, Dimas Kanjeng menyanggupi permintaan hakim untuk membuktikan kemampuannya mengeluarkan benda-benda seperti uang, soto, rawon, seperti pada keterangan saksi sebelumnya.

Dalam persidangan hari ini, Dimas Kanjeng hanya mengirim surat izin sakit tanpa keterangan. Jaksa Penuntut Umun (JPU) M Nizar hanya memberitahu majelis hakim yang diketuai Anne Rusiana, bahwa Dimas Kanjeng tak bisa hadir dalam sidang ini.

“Kami tadi pagi menerima surat pemberitahuan dari Rutan Medaeng mengenai absennya Dimas Kanjeng,” jelasnya.

Hakim Anne Rusiana lalu meminta sidang ditunda pekan depan atau 19 September, untuk menghadirkan Dimas Kanjeng.

“Kami minta dihadirkan pekan depan,” tegasnya.

Baca: Saksi Sumpah Lihat Dimas Kanjeng Keluarkan Soto. Hakim Minta Pembuktian, Dimas Kanjeng Sanggupi

Sedangkan usai sidang, JPU Nizar tak bisa menjelaskan sakit yang diderita Dimas Kanjeng. Dia hanya menerima surat pemberitahuan dari Rutan Medaeng, bahwa Dimas Kanjeng izin sakit selama tiga hari, terhitung Rabu (12/9) hingga Jumat (14/9).

“Tak disebutkan keterangannya sakit apa. Cuma disebut izin tiga hari,” urainya.

Dimas Kanjeng Taat Pribadi tak hadir dalam lanjutan persidangan di PN Surabaya, Rabu (12/9/2018). Dimas Kanjeng berjanji akan membuktikan kemampuannya mengeluarkan benda-benda seperti uang, soto, rawon, di hadapan hakim namun mangkir dengan alasan sakit (surya/sudharma adi)

Sesuai agenda, sidang ini adalah kesempatan Dimas Kanjeng untuk mengajukan saksi a de charge (meringankan) dan janjinya menunjukkan kemampuan penggandaan uang, soto dan rawon.

“Itu kesempatan dari terdakwa atau penasehat hukumnya untuk mengajukan saksi meringankan. Kalau dari JPU, semua saksi sudah kami ajukan,” paparnya.

Penulis: Sudharma Adi
Editor: irwan sy

Pimpin Selawatan di Panggung, Wanita Ini Mendadak Pingsan lalu Meninggal Dunia

Berita Populer