Kanal

Saat Sang Jenderal Dipanggul Pasukan Brimob Polda Jatim di Acara Farewell Parade

Irjen Pol Machfud Arifin dan Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan saat dipanggul pasukan Brimob dalam acara Farewell parade, Rabu (12/9/2018). - surya/mohammad romadoni

SURYA.co.id | SURABAYA - Usai upacara tradisi farewell parade, Irjen Pol Machfud Arifin bersama sang istri Lita Machfud Arifin kembali ke dalam gedung utama Mapolda Jatim, Rabu (12/9/2018).

Mereka mengikuti serangkaian acara pelepasan pergantian Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) yang disambut pedang pora oleh perwira pertama (Pama) Polri.

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan mengalungkan bunga kepada Machfud sebagai bentuk penghormatan atas kepemimpinannya selama 21 bulan.

Kemudian, mereka berjalan pelan di antara pasukan pedang pora menuju ke pelataran karpet merah.

Di tengah perjalanan tiba-tiba komandan Brimob Polda Jatim meminta izin untuk memanggul Luki dan Machfud sebagai bentuk apresiasi, saling menghormati yang sudah sepatutnya dilakukan perwira Polisi kepada Sang Jenderal.

Kedua Jenderal Polisi bintang dua tersebut kemudian dipanggul pasukan Brimob diarak ramai-ramai menuju ke kereta kencana.

Setelah itu, Machfud diantar menuju pelepasan di pintu gerbang tiga Mapolda Jatim.

Kapolda Jatim bersama Wakapolda Brigjen M Iqbal turut mendampinginya bahkan keduanya sempat menarik kereta kencana itu.

Selanjutnya, Machfud berpamitan dengan seluruh Kapolres dan ibu Bhayangkari dari 39 Polres jajaran yang telah berbaris rapi di dekat pintu gerbang.

Secara spontan sejumlah Kapolres seketika memanggul Machfud di depan pintu gerbang menuju ke dalam mobil.

Machfud dalam sambutannya, berterimakasih kepada pimpinan Polri, Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang telah memberikan kepercayaan selama 21 bulan menjabat sebagai Kapolda Jatim.

"Saya meminta maaf jika ada kesalahan kepada seluruh anggota di Polda Jatim," ucapnya.

Machfud berpesan kepada Kapolda Jatim yang baru dilantik agar mengantisipasi agenda penting pada 2019 tahun politik yaitu pemilu pemilihan Presiden (Pilpres) dan pemilihan anggota Legislatif (Pileg).

Agenda penting itu adalah kondusivitas keamanan jelang pemilu Pileg dan Pilpres.

"Jadikan tempat ini transit untuk pengembangan karir," kata Machfud.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Titis Jati Permata

Gadis di Sumbar Diperkosa Teman Pacar saat Kelelahan Mendaki Gunung hingga Akhirnya Tewas

Berita Populer