Kanal

Razia PSK di Warung Remang-remang di Mojokerto Diduga Bocor Sebelum Berlangsung

Petugas menunjukkan tisu-tisu bekas dan kondom yang mereka temukan saat razia di sebuah warung remang-remang, Rabu, 12 September 2018. - surabaya.tribunnews.com/danendra kusumawardana

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Razia PSK (pekerja seks komersil) yang digelar oleh Dinas Sosial Kabupaten Mojokerto diduga bocor sebelum dimulai, Rabu (12/9).

Sehingga, sebelum razia dilakukan, sejumlah warung remang-remang sasaran razia sudah banyak kosong. 

Kendati demikian, petugas berhasil mengamankan 2 PSK, 

Hal ini dibenarkan oleh M Nizar selaku Kepala Penanganan dan Advokasi Dinas Sosial Kabupaten Mojokerto. Ia mengatakan, kebocoran informasi terkait akan diadakannya razia memang sering terjadi. Ia pun tak menyalahkan pihak siapapun terkait masalah ini.

"Kebocoran informasi memang kendala kami. Saya tidak menuduh sapa-sapa, Yang terpenting tim serius dan semangat menyisir titik warung remang-remang dan anjal," katanya.

Nizar menambahkan, para PSK yang berhasil terjaring, nantinya akan diberikan pembinaan.

"Kalau para PSK itu terindikasi HIV dan AIDS, saya akan lanjutkan ke tim kesehatan," tambahnya.

Ia juga menjelaskan, pihaknya belum dapat melakukan tindakan untuk penyedia tempat esek-esek. Sebab, belum ada payung hukum yang jelas.

"Itu memang payung hukumnya belum ada, kami tidak bisa melakukan tindakan," pungkasnya.

Dinas Sosial Kabupaten Mojokerto akan menyisir ke empat lokasi yang rawan digunakan tempat prostitusi. Mereka melakukan razia secara bertahap dari pagi, siang, dan malam. 

Baca: Duh, Razia Warung Remang-remang Dinsos Mojokerto Temukan Banyak Tisu dan Kondom

Penulis: Danendra Kusumawardana
Editor: Eben Haezer Panca

Beredar Foto Awal Penemuan Jasad Korban Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi, 2 Anak Dibunuh di Kamar

Berita Populer