Kanal

Kartar Dupak Bandarejo Galakkan Kampung Literasi, Prihatin Banyak Anak Nongkrong di Warung Wi-Fi

Kini anak-anak Dupak Bandarejo mulai gemar membaca di Taman Baca Masyarakat dan mengikuti program-program kartar. - surya/delya octovie

Kegigihan Nungki dan kawan-kawan berbuah manis.

Banyak anak-anak yang mulai mengubah perilaku mereka.

Ia menyebut ada anak perempuan kelas 4 SD yang dulu seusai maghrib selalu meminta gawai ke orang tuanya, lalu pergi ke warnet untuk bermain Mobile Legend.

Orang tuanya sering kesulitan mencarinya karena ia tak kunjung pulang.

“Akhirnya setelah sosialisasi wajib belajar dan jam maksimal warnet, dia tidak begitu lagi, tiap habis maghrib di rumah. Nah sekarang dia justru bagus di bidang tari. Kami kan punya pelatihan tari remo tiap hari Jumat bekerja sama dengan Perguruan Seni Budaya Kampung Ilmu, ternyata dia pintar menari,” katanya.

Satu di antara orang tua yang anaknya sering mengunjungi TBM adalah Jufri.

Anak perempuannya yang berusia 6 tahun, Fika, senang membaca buku-buku cerita di TBM.

“Saya senang dengan adanya TBM, soalnya dia bisa mendapat wawasan luas. Dia ke TBM setiap sore kalau tidak ada les, sedangkan di rumah saya punya perpustakaan pribadi,” ujarnya.

Jufri pun berharap TBM Dupak Bandarejo bisa semakin meningkat kualitasnya, serta koleksi buku diperbanyak dan diperbarui. 

Penulis: Delya Octovie
Editor: Parmin

Video Viral Polisi Sempatkan Diri Beribadah ketika Bertugas di Belakang Suporter Bola

Berita Populer