Kanal

Giliran Bangunan Liar di Pagerwojo Jadi Sasaran Satpol PP Sidoarjo

Puluhan petugas Satpol PP Sidoarjo saat menertibkan bangunan liar di Pagerwojo, Rabu (12/9/2018). - surabaya.tribunnews.com/m taufik

SURYA.co.id | SIDOARJO - Bersih-bersih bangunan liar kembali dilakukan petugas Satpol PP Sidoarjo. Kali ini, giliran sejumlah bangunan liar di Pagerwojo yang menjadi sasaran petugas, Rabu (12/9/2018).

Dalam penertiban kali ini, sedikitnya ada 24 bangunan yang diratakan oleh petugas. Bangunan-bangunan itu kebanyakan berdiri di atas saluran air atau irigasi. Kebanyakan dipakai untuk warung makan, warung kopi, dan sebagainya.

Para pedagang yang menempati bangunan-bangunan itupun langsung panik ketika melihat kedatangan puluhan petugas Satpol PP. Mereka langsung berusaha mengemasi barang-barangnya dari dalam warung.

Seperti yang dialami Yusuf, seorang pedagang di sana. Dia terlihat mengemasi meja dan sejumlah barang dapur untuk dibawa keluar.

"Saya kira belum waktunya penertiban," kata pria 47 tahun tersebut.

Demikian halnya warung milik Tunik Indrayani. Karena berada di atas saluran air, warung ini juga menjadi sasaran penertiban petugas satpol PP.

Menurut Kabid Ketentraman dan Ketertiban Satpol PP Sidoarjo Yani Setyawan, Bangli di kawasan Pagerwojo semakin hari semakin banyak. Dulunya hanya sekitar lima, sekarang sudah sampai 25 unit.

Karena berdiri di atas saluran air, bangunan-bangunan itupun harus ditertibkan. "Keberadaan bangunan bangunan ini juga menganggu keindahan kota. Selain itu, bangli juga berdiri di tanah aset pemkab. Di atas saluran air dan di trotoar," tandasnya.

Dengan mengerahkan alat berat, proses penertiban pun tidak terlalu lama. Sekitar satu jam, bangunan-bangunan itu rata dengan tanah.

Dan untuk mencegah tumbuhnya kembali bangunan-bangunan itu, Satpol PP serta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) menguruk lahan tersebut. Area itu akan jadikan taman baru.

Kasatpol PP Widiyantoro Basuki mengatakan, selain Candi, Taman, Waru dan Wonoayu, bangli banyak ditemukan di wilayah kota. Bulan lalu, petugas meratakan 15 bangli di jalan Airlangga. Kebanyakan juga di atas saluran air.

"Penertiban akan terus berlanjut. Setelah ini penertiban akan mengarah ke Kecamatan Taman dan Waru," ungkap Wiwit, panggilan Widiyantoro Basuki.

Penulis: M Taufik
Editor: Eben Haezer Panca

Wanita Tewas Dalam Lemari Pernah Unggah Foto Bersama Pelaku, Sempat Usir dari Kos sebelum Dibunuh

Berita Populer