Kanal

Rupiah Masih Melemah, Indonesia Justru Masuk 8 Negara dengan Risiko Krisis Paling Kecil, Kok Bisa?

Rupiah Masih Melemah, Indonesia Justru Masuk 8 Negara Berkembang dengan Risiko Krisis Paling Kecil - TRIBUNNEWS/HERUDIN

SURYA.co.id - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada Selasa (11/9/2018) masuk ke level Rp 14.857 per dollar AS pada pukul 10.00 WIB berdasarkan data Bloomberg.

Angka kurs ini masih terbilang cukup mengkhawatirkan usai sempat terpantau tembus Rp 15.000 per dollar Amerika Serikat pada Rabu (5/9/2018) kemarin

Meski demikian, analisis yang dilakukan Nomura Holdings Inc menunjukkan bahwa Indonesia masuk dalam 8 negara berkembang yang dipandang memiliki risiko paling kecil terpapar krisis moneter.

Baca: 5 Macam Pengobatan untuk Gagal Jantung, Bisa Memperpanjang Harapan Hidup Penderitanya

Baca: Anak Sopir Bajaj Ini Sekarang Jadi Artis Terkenal & Pemeran Utama Serial Film Mahaputra, Siapa Dia?

Dilansir dari Kompas.com, negara lain yang masuk dalam daftar tersebut antara lain Brasil, Bulgaria, Kazakhstan, Peru, Filipina, Rusia, dan Thailand.

Dalam analisis Nomura, delapan negara tersebut memperoleh skor nol terkait risiko krisis moneter.

Artinya, negara-negara itu memiliki risiko yang sangat kecil untuk mengalami krisis.

Analisis Nomura didasarkan pada model peringatan awal krisis yang dinamakan Damocles.

Model tersebut memeriksa sejumlah faktor, termasuk cadangan devisa, tingkat utang, suku bunga, dan impor.

Berikut ini penjelasan terkait 8 negara berkembang yang memiliki risiko paling kecil terpapar krisis moneter.

1. Indonesia

Halaman
1234
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Musahadah
Sumber: Kompas.com

Kronologi Turis Asal Norwegia Diperkosa Karyawan Vila di Bali, Berawal dari Minta Hidupkan Shower

Berita Populer