Kanal

Larung Sembonyo, Bersatunya Petani dan Nelayan di Pantai Popoh Tulungagung

Perahu berisi sesaji dimasukkan ke laut - surya/david yohannes

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Ratusan orang menyerbu sebuah gunungan tumpeng berisi buah-buahan yang disiapkan di dermaga Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Popoh, Desa Besole, Kecamatan Besuki, Selasa (11/9/2018) siang.

Dalam waktu singkat, buah-buahan di gunungan itu habis diambil warga.

Gunungan buah-buahan ini merupakan persembahan dari warga kaum petani, untuk acara larung sembonyo atau labuh laut.

Labuh laut selama ini memang identik dengan masyarakat nelayan.

Namun karena di Pantai Popoh juga hidup masyarakat petani, mereka juga ikut ambil bagian dalam kegiatan ini.

"Kegiatan ini sudah turun temurun sejak nenek moyang dulu," ujar ketua panitia, Sumaryanto.

Labuh laut dilaksanakan setiap tanggal 1 Suro dalam penanggalan Jawa.

Usai rebutan gunungan buah itu, para nelayan kemudian mengarak perahu kecil berisi aneka sesaji.

Di dalamnya ada tumpeng nasi, ayam lodho, kepala kambing, kembang setaman dan aneka sesaji lainnya.

Perahu kecil ini kemudian dimasukkan ke dalam laut dan ditarik perahu.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Titis Jati Permata

Video Detik-detik King Kobra Ditangkap Kurir JNE di Perumahan, Warga Mengaku Lihat Ada 6 Ekor Ular

Berita Populer