Kanal

NasDem Usul Kiai Asep dan Hasan Aminuddin Jadi Tim Pemenangan Jokowi-Kiai Ma'ruf di Jatim

Pengasuh Pondok Pesantren Ammanatul Ummah, KH Asep Saifuddin Chalim - SURYAOnline/Fatimatuz Zahro

SURYA.co.id | SURABAYA - Partai pengusung bakal calon Presiden dan Wakil Presiden, Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin, Nasional Demokrat (NasDem), mengusulkan beberapa fitur penting di Jawa Timur masuk dalam jajaran tim pemenangan. Satu di antara nama yang diusulkan adalah KH Asep Saifuddin Chalim.

Kiai Asep adalah Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah. Ia juga merupakan mantan pengurus organisasi massa agama terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama (NU). Kiai Asep pernah menjabat sebagai Ketua PCNU Kota Surabaya.

Dengan latar belakang inilah, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Jatim, Rendra Kresna menilai sosok Kiai Asep pantas masuk di dalam jajaran tim pemenangan Jokowi-Ma'ruf. Jatim yang merupakan daerah dengan basis Nahdlatul Ulama yang cukup besar dinilai memerlukan "terapi" khusus dalam menggaet suara.

"Tiap daerah memiliki kekhasan yang tak mungkin sama. Tak hanya di level provinsi, baik untuk tingkat kabupaten, atau bahkan kecamatan saja berbeda," kata Rendra yang juga menjabat Bupati Malang ini.

Baca: Setelah Prabowo Subianto, Sandiaga Uno juga Akan Kunjungi Jatim. Ini Jadwalnya

Sehingga, kekhususan di tiap daerah seharusnya juga menjadi acuan dalam menyusun tim maupun strategi pemenangan, di luar acuan nasional. Yang mana, ia tak tak memungkiri bahwa tim kampanye nasional telah merekomendasikan arahan terkait langkah kemenangan di tiap provinsi.

"Kalau bicara teknik, ada arahan dari nasional. Acuan secara nasional pasti ada. Namun, karakteristik serta usulan dari daerah selaiknya patut untuk disetujui yang sekaligus melengkapi strategi di tingkat pusat," kata Rendra.

Bukan hanya merepresentasikan figur NU, Kiai Asep juga dinilai sebagai figur religius yang mampu mengombinasikan aspek politik dan pemerintahan. Hal ini terbukti dari kesuksesan Kyai Asep yang turut menghantarkan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih Jawa Timur.

Kiai aset pada pilgub lalu memang dikenal sebagai juru bicara Tim 9 yang berisikan para kiai yang menjadi relawan Khofifah.

Tim ini diketuai oleh KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah) yang juga bertugas menyeleksi sosok calon wakil gubernur pendamping Khofifah.

"Kiai Asep di pilgub lalu dengan ketokohannya telah terbukti mengantarkan Khofifah menjadi Gubernur. Beliau menjadi tokoh sentral di pemenangan Khofifah," ujar Rendra.

Halaman
12
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Eben Haezer Panca

5 ABG Digerebek Hendak Gelar Pesta Seks di Makassar, 3 Gadis Masih di Bawah Umur

Berita Populer