Kanal

Sukses di Asian Games 2018, Kevin Sanjaya dan Pasangan Owi/Butet Dapat Hadiah dari PB Djarum

Atlet dan pelatih yang mendapat hadiah dari PB Djarum di GOR Jati Kudus - surya/istimewa

SURYA.co.id | KUDUS - Sukses menjadi juara ganda putra di Asian Games 2018, bersama Marcus Gideon, Kevin Sanjaya mendapat hadiah dari PB Djarum.

Kevin mendapat hadiah senilai Rp 600 juta dari Djarum karena menjadi salah satu atlet didikan PB Djarum yang berhasil menyumbangkan medali untuk Indonesia.

Tak hanya Kevin Sanjaya, pelatih Kevin yakni Harry IP dan Aryono Miranat juga mendapat hadiah uang senilai Rp 100 juta.

Selain itu pelatih beregu putri Minarti Timur juga mendapat uang sebesar Rp 25 juta.

Tak berhenti disitu, Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir juga mendapat hadiah senilai Rp 300 juta.

Keduanya mendapat hadiah setelah mendapat perunggu di Asian Games 2018.

Selain Kevin dan pasangan Owi/Butet, Debby Susanto juga mendapatkan bonus sebesar Rp 25 juta dan sektor ganda putra, Ahsan/Ihsan, turut diguyur hadiah Rp 100 juta.

"Pemberian bonus ini adalah apresiasi Djarum Foundation atas kerja keras dan prestasi mereka mengharumkan nama bangsa di panggung dunia. Lewat apresiasi penghargaan ini kami harap bisa menjadi penyemangat atlet-atlet muda lainnya untuk mengikuti jejak para pahlawan bulutangkis Indonesia ini," kata Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin, Jumat (7/9/2018).

Sementara itu, mendapat hadiah kesekian kalinya dari klub yang telah menaunginya sejak kecil, Kevin Sanjaya mengatakan uang yang dia dapat akan ditabung untuk bekal kehidupannya ke depan.

"Pastinya sudah diatur dan ditabung. Kalau bisnis masih planing-planing saja sih. Karena soal keuangan, orangtua mempercayakan sepenuhnya ke saya. Yang jelas jangan pernah puas karena banyak gelar yang ingin saya dapatkan," ujar Kevin Sanjaya.

Atlet yang sebelumnya telah mendapat uang Rp 1,5 miliar karena menjadi juara di Asian Games bersama Gideon itu, mengaku dapat masuk PB Djarum merupakan kebanggan tersendiri.

Ia berharap agar prestasi yang dia dapat dapat memotivasi pebulutangkis yang saat ini tengah menjalani babak final Audisi Umum Djarum di GOR Kudus, tanggal 7-9 September.

"Menurut saya PB Djarum klub terbaik di Indonesia, karena punya fasilitas yang sangat baik, model latihan, asrama, gizi semua support kita. Beruntung yang bisa ke Djarum jadi harus dimanfaatkan benar," jelas Kevin.

Penulis: Dya Ayu
Editor: Titis Jati Permata

Remaja 18 Tahun Cekik Ibu hingga Tewas lalu Perkosa Mayatnya, Tepergok sang Nenek

Berita Populer