Kanal

Kades Mojoagung Diduga Korupsi, Begini Tanggapan Wakil Bupati Tuban

Kades Mojoagung dan suaminya menunggu pemeriksaan jaksa di Kejaksaan Negeri Tuban - istimewa

SURYA.co.id | TUBAN - Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar memberikan atensi atas tertangkapnya Kades Mojoagung, Kecamatan Soko, Siti Ngatina (40).

Diketahui, kades bersama suaminya yaitu Makmur (46) ditangkap oleh kejaksaan atas dugaan kasus korupsi karena menyelewengkan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) Tahun Anggaran 2017. 

Diduga suami juga ikut terlibat dalam proyek tersebut, sehingga turut diamankan pula. Akibatnya negara mengalami kerugian senilai Rp 152.860.773.

"Kasus itu karena kurang telitinya dan tidak bagusnya proses administrasi dari pihak desa,'' kata Noor Nahar kepada wartawan, Jumat (7/9/2018).

Baca: Kades dan Suami di Tuban Ditangkap Jaksa terkait Kasus Korupsi, Ngatina Diduga Selewengkan Dana Desa

Wakil Bupati dua periode itu menjelaskan yang dilakukan Kades Mojoagung, yaitu melaksanakan program DD dan ADD tahun anggaran 2017, namun dikerjakan pada tahun 2016 akhir, dengan alasan untuk menanggulangi banjir.

Seharusnya, pihak Badan Permusyawaratan Desa (BPD) ikut memonitor dan mengawasi secara betul, bukan asal memberikan persetujuan.

"Proses kami serahkan sepenuhnya kepada kejaksaan," pungkas pria yang juga sebagai politisi PKB tersebut.

Sekedar diketahui, Kepala Desa (Kades) Mojoagung, dan suaminya telah ditangkap Kejaksaan Negeri (Kejari) Tuban atas dugaan kasus korupsi, Selasa (4/9/2018). Keduanya kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: irwan sy

VIDEO Isak Tangis Kerabat Korban Pembunuhan Bekasi: Tunjukkan Pembunuhnya Tuhan

Berita Populer