Kanal

Hari Ketiga Latih Persebaya Surabaya, Djadjang Nurdjaman Beri Materi yang Berbeda

Pelatih baru Persebaya Djadjang Nurdjaman saat sesi latihan di Stadion Jenggolo Sidoarjo, Kamis (6/9/2018). - surya/habibur rohman

SURYA.co.id | SURABAYA – Pelatih anyar Persebaya Surabaya Djajang Nurdjaman kembali memimpin latihan tim Bajul Ijo untuk ketiga kalinya di Stadion Jenggolo, Sidoarjo, Jumat (7/9/2018) pagi.

Diakui Djanur, panggilan akrabnya, di latihan ketiga ini ada sedikit perubahan materi.

Jika di latihan kedua fokus pada peningkatkan kondisi fisik melalui speed endurance, di latihan ketiga, Djanur ingin melihat kekuatan dan taktikval individu pemain tim Bajul Ijo.

“Tujuan latihan hari ini kepada strenght, tapi sekaligus mengasah taktikal individu, yang satu lawan satu, dua lawan dua. Karena dalam sepak bola, selain kerja sama, butuh juga hal-hal seperti itu,” terang pelatih asal Majalengka terebut saat ditemui SURYA.co.id di di Stadion Jenggolo, Sidoarjo, Jumat pagi (7/9/2018).

Untuk itu, pada latihan yang berlangsung selama 90 menit tersebut, Rendi Irwan dan kawan-kawan mendapat porsi latihan berbeda.

Mereka melakukan mini game dengan area seperempat lapangan yang hanya dimainkan 4 orang (termasuk kiper) dengan tempo yang sangat cepat.

Model permainan ini sebelumnya belum pernah di terapkan oleh Djanur selama tiga hari melatih Persebaya, karena biasanya mini game melibatkan semua pemain dengan area lebih besar.

Meskipun fokus materi berbeda, secara umum sesi latihan pagi ini tidak banyak perbedaan, mini game dengan melibatkan semua pemain tetap dilakukan oleh Djanur.

Tampak Rendi Irwan dan kawan-kawan sangat antusias mengikuti setiap sesi latihan hingga selesai.

Sementara itu, pada latihan Persebaya kali ini, ada tiga pemain tim Bajul Ijo yang absen.

Ketiganya adalah Nelson Alom yang masih mengalami cedera, Rachmat Irianto, karena masih bergabung dengan Timnas U19 Indonesia, dan Fandry Imbiri juga sedikit mengalami masalah kesehatan di latihan sebelumnya.

“Fandry (Imbiri) hari ini izin, tapi sudah diobservasi oleh tim dokter, semoga tidak mengalami hal serius,” pungkas mantan pelatih Persib Bandung tersebut.

Penulis: Khairul Amin
Editor: Titis Jati Permata

Jelang Pernikahan Mantan, Pria di Kalimantan Tengah Mengamuk Bunuh Bibi dan Ibu Kandungnya

Berita Populer