Kanal

Ingin Maju dan Kembangkan Bisnisnya, Pelaku UKM Harus Peduli Standar Halal

Prof Sukoso, Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal Kementerian Agama saat berbicara di hadapan para pelaku UKM di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Sidoarjo Selatan, Kamis (6/9/2018). - surya/m taufik

SURYA.co.id | SIDOARJO - Selama ini banyak pelaku UKM (usaha kecil menengah) yang kurang peduli terhadap standar halal.

Padahal, standar halal sangat penting untuk menaikkan grade usahanya.

Demikian kata Prof Sukoso, Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal Kementerian Agama di hadapan para pelaku UKM yang sedang berkumpul di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Sidoarjo Selatan, Kamis (6/9/2018).

Dalam kegiatan Business Development Device (BDS) bertajuk Prosedur Pengurusan Sertifikat Halal untuk UKM yang digelar oleh KPP Pratama Sidoarjo Selatan itu, Sukoso juga menjelaskan panjang lebar tentang berbagai hal terkait standar halal.

"Pelaku UKM harus mengubah mindset-nya. Jangan mengabaikan standar halal jika ingin maju dan mengembangkan bisnis UKM-nya," tandas Sukoso.

Di tengah ketatnya kompetisi bisnis UKM yang ada, diyakini UKM yang mengabaikan standar halal bakal tergerus oleh sistem dan ketatnya persaingan.

"Toh untuk mengurus standar halal juga sudah mudah. Ada halal center, ada fasilitator dan sebagainya. Jadi sayang kalau diabaikan, yang ujungnya malah terguling oleh sistem," lanjut dia.

Sejauh ini standarisasi halal masih dilakukan MUI. Sebagaimana undang-undang yang ada, mulai 17 Oktober 2019 nanti kewenangan itu bakal berpindah ke Kementerian Agama.

"Kami terus mempersiapkan itu secepatnya sambil menggencarkan sosialisasi," tukasnya.

Beberapa pelaku UKM yang ikut dalam kegiatan ini juga mengakui standar halal memang penting.

Halaman
123
Penulis: M Taufik
Editor: Titis Jati Permata

Terekam Kamera Sosok Pria yang Diduga Selingkuhan Angel Lelga, Digerebek Vicky Berduaan di Kamar

Berita Populer