Kanal

Hilangkan Pembuluh Darah yang Mengganggu Penampilan dengan Laser

Salah satu pasien Surabaya Skin Center melakukan treatment laser pembuluh darah sejak bayi hingga balita. - SURYAOnline/Pipit Maulidiya

SURYA.co.id | SURABAYA - Teknologi laser terus berkembang, yang awalnya untuk kecantikan dan kosmetik, kini sudah semakin maju bahkan diterapkan di dunia kesehatan dan medis.

Dr. Ni Putu Susari Widianingsih; SpKK, FINSDV; FAADV; Spesialis Kulit dan Kelamin, sekaligus Direktur Utama Surabaya Skin Center mengatakan sejak 1995, teknologi ini terus maju.

Bahkan untuk penyembuhan untuk terapi kelainan kulit, yang sebelumnya susah sembuh karena terapi konvensional.

Salah satu laser yang kini bisa dilakukan masyarakat Indonesia tanpa ke luar negeri adalah Laser Pembuluh darah atau Laser V Beam.

Dokter Ni Putu Susari menjelaskan laser bekerja lebih spesifik ke ke pembuluh darah, sehingga tidak merusak sel-sel yang lain. Hasilnya pun tidak meninggalkan bekas, estetika, dan fungsional.

"Laser V Beam ini untuk menghilangkan pembuluh darah yang tampak di bagian kulit, sehingga mengganggu penampilan. Misalnya kelainan bawaan atau pembuluh darah pada kulit bayi, biasanya muncul beberapa setelah lahir dan pertumbuhannya progresif," terang dokter berparas cantik ini, Kamis (6/9/2018).

Laser untuk menghilangkan pembuluh darah yang tampak ini, lanjut dr Ni Putu Susari, tidak memiliki efek samping. Serta disarankan dilakukan sejak dini.

"Misalnya diketahui saat masih bayi, ya langsung dilakukan treatmen laser. Banyak sekali pasien kami yang laser sejak bayi, dan hasilnya terlihat membaik seiring berjalannya waktu. Memang tidak instan dan perlu beberapa waktu dan harus rutin, karena kadang dia tumbuh lagi karena beberapa faktor," tambahnya menjelaskan.

Dia mengatakan tindakan sesegera mungkin dilakukan sejak bayi, karena saat itu pembuluh darah bayi lebih sensitif sehingga lebih mudah penyembuhan.

Menurut dr Ni Putu Susari laser pembuluh darah dilakukan dengan cara beberapa kali memancarkan laser dengan panjang gelombang 585 hingga 595 nano meter, ke bagian yang dikeluhkan. Tergantung tebal atau luas pembuluh darah yang dimaksud.

Sebelum dilakukan tindakan, dokter yang memiliki sertifikat kemampuan laser dari Asia ini menjelaskan bagian tubuh pasien yang dikeluhkan harus dibersihkan terlebih dahulu (cleansing ).

Kemudian dilanjutkan anastesi topikal 30 sampai 40 menit, baru kemudian laser. Pasca laser diberikan cream untuk mengembalikan kondisi kulit.

Pasien diminta menghindari sinar matahari secara langsung dan harus memakai tabir surya.

"Juga banyak konsumsi makanan yang mengandung antioksidan (buah dan sayur) atau vitamin," tegasnya.

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Parmin

Beredar Foto-foto Awal Penemuan Jasad Korban Pembunuhan Sekeluarga di Bekasi, 2 Anak di Kamar

Berita Populer