Kanal

Siswa SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo Rancang Buka Tutup Loker Pakai Android

Tiga pelajar SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo menunjukkan cara kerja aplikasi Android untuk membuka dan menutup loker yang mereka ciptakan. - surabaya.tribunnews.com/m taufik

SURYA.co.id | SIDOARJO - Membuka dan menutup loker tidak perlu pakai kunci. Cukup menggunakan Android, pintu loker bisa dibuka atau ditutup dari jarak jauh.

Temuan itu yang membawa tiga siswa SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo menjadi juara 1 tingkat nasional di ajang Amicta yang digekar di Jogjakarta, Sabtu (31/8/2018) lalu.

Inovasi itu diberi nama S-LOCDROID (smart locker based on android). Ada tiga siswa dalam tim pembuat karya tersebut. Mereka adalah Ibrahim Muhammad (XI IPA 7), Ikhlash Rahmani Yuri (XI IPA 5) dan Khanza Aulia (XI IPA 3).

Ketiganya mengaku karya ini terinspirasi dari seringnya kunci hilang, rusak, tertukar dan sebagainya, hingga sulit atau bahkan tidak bisa membuka loker.

Loker yang dimodifikasi atasnya ditempel sebuah hardware yang bisa terkoneksi dengan android melalui internet.

"Yang penting terkoneksi dengan internet, pintu loker bisa dibuka-tutup jarak jauh. Pengendalinya android di tangan," ujar Ibrahim saat di sekolahnya, Selasa (4/9/2018).

Baca: Sejoli yang Gugurkan Bayinya di Mojokerto Akhirnya Menikah di Tahanan. Suasananya Mengharukan

Baca: Pengendara Honda Jazz dan Pikap Adu Jotos di Simo Kalangan Surabaya. Sebabnya Sepele

Untuk membuat itu, pengguna harus terlebih dulu membuat akun. Kemudian memilih loker yang hendak dikendalikan menggunakan smartphone android.

"Jarak smartphone pengendali dengan loker yang dikendalikan tergantung dari jaringan internetnya," tandas dia.

Inovasi itu digarap sekitar tiga minggu dengan menghabiskan dana sekitar Rp 400.000.

Para siswa mengaku sangat senang dan bangga, karya mereka bisa menang tingkat nasional di kategori software.

Kendati demikian, pihaknya mengaku masih akan terus mengembangkan temuan ini agar semakin bagus dan sempurna. Sekian itu, temuan ini juga akan dipatenkan.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo, Wigatiningsih memberikan apresiasi yang luar biasa kepada siswa siswinya yang sudah berhasil menciptakan sebuah karya nasional.

"Alhamdulillah SMAMDA meraih prestasi lagi. Ini bukti mereka siap menyongsong era bonus demografi yang puncaknya pada tahun 2020. Ke depan, semua aktivitas individu maupun kelompok di belahan dunia manapun akan dikendalikan oleh teknologi. Dengan prestasi ini, artinya anak-anak sudah siap menghadapi kemajuan jaman," tutur Wigati.

Menurut Wigati, proyek atau rekayasa teknologi yang telah dibuat adalah hasil aktivitas akademis yang berbuah prestasi skala Nasional. "Harapan kami, kedepannya para siswa mampu memberikan sumbangsih dunia industri lewat karya-karya mereka yang luar biasa lagi," lanjutnya.

Penulis: M Taufik
Editor: Eben Haezer Panca

Video Viral Jokowi Hormat Sendiri saat Indonesia Raya Berkumandang, Begini Menurut Undang-undang

Berita Populer