Kanal

Ma'ruf Amin Kunjungi Kiai Spiritual Prabowo, Pengamat: Beliau Ingin Bangun Jaringan Ketokohan

Petrus Hariyanto, CEO Lembaga Riset IT Research Politic Consultant (iPOL) Indonesia. - surya/bobby constantine koloway

SURYA.co.id | SURABAYA - Pengamat politik dari lembaga survei IT-Riset Politic Consultant (iPol) Indonesia, Petrus Hariyanto menyebut hal yang biasa atas kunjungan bakal calon wakil presiden, KH Ma'ruf Amin.

Termasuk manuver Kiai Ma'ruf yang mengunjungi Prof. Dr. KH. Abdul Ghofur, pengasuh Pondok Pesantren Sunan Drajat di Paciran, Lamongan, Selasa (4/9/2018).

Kiai Ghofur merupakan keturunan ke-14 dari Sunan Drajat. Tokoh ini adalah ayah kandung mantan Ketua DPD Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Jatim, Gudfan Arif.

Kiai Ghofur juga merupakan guru spritual Ketua Umum Gerindra yang sekaligus bacapres rival Joko Widodo dan Kiai Ma'ruf, Prabowo Subianto.

Bahkan, Prabowo baru saja mengunjungi Kiai Abdul Ghofur pada awal Mei lalu.

Menurut Petrus, sebagai tokoh kyai, Kiai Abdul Ghofur bersama Kiai Ma'ruf Amin ingin menunjukkan politik yang santun dan beradab.

"Disinilah pentingnya silaturahim yang efektif. Bukan hanya bicara kandidat atau basis," kata Petrus.

Petrus menyebut fenomena kearifan di Jatim telah berlangsung sejak pemilihan Gubernur di Pilkada serentak lalu.

Yang mana para Kiai tetap menerima figur kandidat calon pemimpin yang bukan didukungnya.

"Politik di Jawa Timur sekali lagi menunjukkan politik yang beradab dan maju. Sekaligus membuktikan peran dominan para ulama," imbuhnya.

Halaman
12
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Parmin

Gubernur Tampar Suporter PSMS Medan hingga Videonya Viral, Beri Penjelasan di Instagram

Berita Populer