Kanal

Bawaslu Loloskan Bacaleg Partai Garuda dalam DCS Caleg DPRD Gresik, Beberapa Hal ini Pertimbangannya

BACALEG – Bawaslu Kabupaten Gresik menggelar sidang ajudikasi untuk memutuskan Bacaleg DPRD Gresik bisa terdaftar dalam DCS, Selasa (4/9/2018).   - SURYAOnline/Sugiyono

SURYA.co.id | GRESIK – Badan pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gresik meloloskan bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) Partai Garuda  DPRD Gresik masuk dalam daftar calon sementara (DCS).

Sidang tersebut digelar karena KPU Kabupaten Gresik membatalkan Bacaleg dari partai Garuda dengan pertimbangan kekurangan berkas administrasi.

Sidang ajudikasi digalar di Kantor Bawaslu Kabupaten Gresik, Selasa (4/9/2018), dipimpin Ketua Bawaslu  Maslukhin dengan didampingi anggota dan sekretariat. Hadir juga 5 komisioner KPU Kabupaten Gresik.

 Dalam sidang tersebut Ketua Bawaslu Kabupaten Gresik memutuskan dan mengabulkan permohonan pemohon yaitu Partai Garuda.

Sehingga secara sah membatalkan Keputusan KPU Kabupaten Gresik No.82/ HK 03.1 Kpt/3535/KPU-Kab/ VIII/2018 tanggal 11 Agustus 2018 tentang penetapan DCS anggota DPRD Kabupaten Gresik Partai Garuda pada Pemilu 2019.

 Yang menjadi pertimbangan Bawaslu Kabupaten Gresik mengabulkan permohonan pemohon  yaitu Pengurus DPC Partai Garuda sudah mendapat tanda terima berkas dari petugas KPU, dan Bacaleg sebelum didaftarkan secara resmi ke KPU, sudah mengurus semua kebutuhan administrasi.

Seperti copy KTP, copy KSK, surat keterangan terdaftar sebagai pemilih dari PPS dan surat keterangan tidak pernah dipidana dari Pengadilan Negeri Gresik.

“Dengan ini menyatakan bakal calon anggota DPRD Gresik dari Partai Garuda atas nama saudara Alex daerah pemilihan Gresik 2 dan Hamzah Nurul Ihsan dapil Gresik 3 memenuhi syarat sebagai daftar calon sementara anggota DPRD Kabupaten  Gresik Pemilu 2019,” kata Maslukhin, Selasa (4/9/2019).

Selain itu, Bawaslu Kabupaten Gresik juga memerintahkan KPU Kabupaten Gresik untuk menetapkan  bakal calon anggota DPRD Gresik dari Partai Garuda atas nama Alex dapil Gresik 2 dan Hamzah Nurul Ihsan dapil Gresik 3 dalam DCS anggota DPRD Kabupaten Gresik pada Pemilu 2019.

 “Kami memerintahkan KPU Kabupaten Gresik untuk melaksanakan putusan ini paling lama 3 hari sejak dibacakan putusan Bawaslu Kabupaten GResik,” imbuhnya.

Atas putusan itu, Ketua DPC Partai Garuda melayangkan permohonan ajudikasi pada Bawaslu Kabupaten Gresik terkait ada 2 orang bacaleg dari Partai Garuda yang dianggap tidak memenuhi syarat ( TMS) oleh KPU Kabupaten Gresik, lantaran ada berkas dari bacaleg yang tidak berada di KPU saat pemeriksaan berkas secara faktual.

Sementara, pemohon pendamping hukum Partai Garuda Rustin mengatakan bahwa pengurus DPC Partai Garuda mengajukan ajudikasi ini karena  pada hari terakhir pendaftaran Bacaleg DPRD Gresik di Kantor KPU pengurus telah memasukkan berkas pada 31 Juli 2019, pukul 22.00 WIB. Karena berkas kurang tertata rapi, Petugas KPU Kabupaten Gresik menyuruh merapikan berkas Bacaleg sampai pukul 23.30 berkas diterima petugas KPU.

"Saat merapikan berkas dan diserahkan ke petugas KPU, saya mendapat tanda terima, dan baru sadar pada tanggal 3 Agustus 2018, pukul 11.00 WIB ada berkas yang terbawa ke Kantor DPC Partai Garuda, sehingga Bacaleg kami dinyatakan tidak lulus, padahal kami sudah menerima tanda terima dari KPU,” kata Rustin.

Penulis: Sugiyono
Editor: Parmin

Pengakuan Wanita Penabrak Anggota Polisi usai Terobos Rombongan Presiden Jokowi

Berita Populer