Kanal

The Pepsico Foundation Hibah Rp 1,8 Miliar Untuk Korban Gempa Lombok

Warga Desa Pandanan, Kecamatan Pemenangan, Lombok Utara yang mengungsi akibat gempa bumi - ist

SURYA.co.id | The PepsiCo Foundation, perpanjangan tangan filantropis dari salah satu perusahaan makanan dan minuman terkemuka di dunia, telah memberikan hibah sebesar 125.000 dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp1,8 miliar kepada Yayasan IDEP, sebuah organisasi non-pemerintah atau lembaga swadaya
masyarakat (LSM) yang berbasis di Bali.

Dana hibah itu diberikan untuk membantu keluarga yang mengungsi akibat gempa bumi yang terjadi di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Indonesia.

Dalam rilis yang dikirimkan, Minggu (2/9/2018) mengatakan, yayasan ini berada di Lombok membantu warga
sipil sejak gempa pertama, dan dengan cepat mewujudkan dana sumbangan ke dalam bantuan nyata.
Berdasarkan data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), total 1.089 kali gempa tercatat, sejak tanggal 5 Agustus hingga 25 Agustus 2018.

Menurut Pusat Daata dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga 25 Agustus 2018 tercatat 555 orang meninggal dunia akibat bencana ini.

Ade Andreawan, Direktur Eksekutif Yayasan IDEP, mengatakan sumbangan dari PepsiCo Foundation membantu Yayasan IDEP mendistribusikan Keranjang Bantuan Keluarga yang berisi makanan bergizi, kopi, peralatan dapur, matras, selimut, wadah air, produk-produk saniter, obat tradisional, dan kotak berisi mainan anak untuk membantu lebih dari 1.000 keluarga di Lombok.

"Saat ini jumlah pengungsi mencapai 390.529 jiwa1 dimana para pengungsi masih memerlukan sarana air bersih, makanan, dan dapur umum yang layak. Kami melihat langsung sumbangan perusahaan memberikan kontribusi dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat setempat yang terkena dampak bencana ini,” kata Andre.

Pihaknya berterima kasih kepada PepsiCo Foundation dan karyawan PepsiCo atas kepedulian dan sumbangsihnya sehingga memungkinkan pihaknya untuk dapat  memberikan bantuan secara nyata kepada keluarga-keluarga yang harus mengungsi dari rumah mereka.

Menurut BNPB bencana ini menyebabkan kerusakan terhadap 76.765 unit rumah dan 1.229 unit fasilitas umum dan rumah ibadah. Selain pemberian hibah tersebut, karyawan PepsiCo setempat juga mengumpulkan lebih dari 2.550 dolar AS atau sekitar Rp 37,3 juta, serta barang-barang penting seperti pakaian, selimut, dan makanan yang tidak mudah  rusak untuk mendukung upaya bantuan Yayasan IDEP.

“Lombok adalah tempat yang istimewa bagi banyak karyawan kami, baik sebagai destinasi wisata maupun tempat tinggal orang-orang tercinta,” kata Anuj Chadha, General Manager PepsiCo Indonesia.

Pihaknya berharap kontribusi mereka dapat membantu masyarakat untuk pulih dan berkembang kembali secepatnya. 

“Sebagai orang Indonesia, saya bangga menjadi bagian dari PepsiCo karena perusahaan ini terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kehidupan masyarakat Indonesia,” kata Tenne Gunawan, Manajer Pemasaran Senior PepsiCo Indonesia.

Yayasan IDEP telah menyiapkan penggalangan dana darurat untuk membantu upaya bantuan mereka di
Lombok lebih lanjut.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Eben Haezer Panca

Gadis di Sumbar Diperkosa Teman Pacar saat Kelelahan Mendaki Gunung hingga Akhirnya Tewas

Berita Populer