Kanal

Kalah Gugatan, Pemkab Tulungagung Wajib Bayar Rp 6,1 Miliar Untuk Tanah SMPN 1 Kauman

SMPN 1 Kauman, di Jalan Soekarno-Hatta Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung. - surabaya.tribunnews.com/david yohanes

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung kalah gugatan dan harus membayar uang pengganti tanah yang ditempati SMPN 1 Kauman senilai Rp 6,105 miliar.

Kewajiban membayar ini disebabkan karena Pemkab Tulungagung kalah dalam gugatan melawan Koperasi Batik Tulungagung (BTA).

Sebelumnya Mahkamah Agung (MA) telah mengeluarkan putusan dengan nomor 1644K/PDT/2017.

Dalam putusan itu MA mewajibkan Pemkab membayar uang pengganti, seperti gugatan Koperasi BTA.

Jika Pemkab tidak membayar, maka SMP yang ada di Jalan Soekarno-Hatta Kecamatan Kauman ini akan dieksekusi.

Tanah yang menjadi sengketa kedua pihak seluas sekitar 5.700 meter persegi.

Baca: Tulungagung Dapat Kalpataru, Tapi Tidak Ada Penyambutan Dari Pemerintah

Tanah itu diklaim milik Koperasi BTA, yang dipakai SMPN 1 Kauman.

Koperasi BTA kemudian menuntut uang pengganti tanah itu, kemudian dimenangkan pengadilan.

Menurut Humas Pengadilan (PN) Tulungagung, Yuri Adriansyah, pertemuan kedua pihak sudah dilaksanakan.

Hasilnya Pemkab Tulungagung sepakat untuk membayar uang pengganti. Pembayaran akan dilakukan dalam dua tahap.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Eben Haezer Panca

Viral Wanita Terobos Rombongan Presiden Jokowi dan Acungkan Jari Tengah, Tabrak Polisi yang Mengawal

Berita Populer