Kanal

Gelar Kunjungan, Plt Bupati Purbalingga Belajar 5 Hal ke Banyuwangi

Plt Bupati Purbalingga Dyah Ayuning Pratiwi datang ke Banyuwangi. - ist

SURYA.co.id | BANYUWANGI - Plt Bupati Purbalingga, Dyah Ayuning Pratiwi datang ke Banyuwangi.

Dia datang bersama Sekretaris Daerah, sejumlah asisten, kepala SKPD, Kepala Bagian dan 18 Camat se-Purbalingga.

Bukan tanpa alasan rombongan tersebut datang ke Banyuwangi.

“Kami ingin belajar melalui studi tiru ke Banyuwangi yang kami nilai telah sukses mengembangkan daerahnya,” ungkapnya.

Setidaknya ada lima hal yang ingin dipelajari lebih jauh dari Banyuwangi.

Yang pertama adalah soal pengembangan Bandara Banyuwangi.

Menurutnya, Banyuwangi sukses mengembangkan bandara yang mengadaptasi konsep green airport (bandara hijau yang ramah lingkungan).

Baca: BREAKING NEWS - Pencuri Motor di Kertajaya Gubeng Surabaya Babak Belur Dikeroyok Warga

Selain dari konsep, juga dari sisi manajemen bandara yang berkembang pesat tanpa ada resistensi yang ditimbulkannya.

“Saat ini, kita sedang merintis Bandara Jendral Sudirman di Purbalingga. Sebelum ini kita operasikan, kami ingin belajar dari succes story Bandara Banyuwangi,” tukasnya.

Persoalan lain yang mendapat atensi dari pejabat yang sebelumnya menjadi wakil bupati itu, adalah soal pariwisata. Ditetapkannya Banyuwangi sebagai daerah terbaik dalam menyelenggarakan festival dan karnaval di Indonesia, menjadi daya tarik tersendiri.

“Kebetulan Purbalingga ini merupakan kabupaten nomor 4 di Jawa Tengah yang tingkat kunjungan wisatanya paling tinggi. Kami ingin belajar lebih dari Banyuwangi untuk meningkatkan potensi yang kami miliki,” terangnya.

Yang tak kalah pentingnya dari Banyuwangi, lanjut Dyah, adalah pelayanan publik. Ini merupakan hal ketiga yang ingin dipelajarinya.

“Kami mendengar Mall Pelayanan Publik yang dikembangkan di Banyuwangi adalah salah satu pelayanan terbaik. Kami ingin tahu sekaligus ingin belajar untuk bisa merepetisinya di daerah kami,” akunya.

Baca: Pencuri Bobol KUA Kras di Kediri dan Curi Puluhan Buku Nikah. Buat Apa?

Begitu pula tentang keberhasilan Banyuwangi dalam penilaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP). Banyuwangi mendapatkan penilaian A dari SAKIP untuk tahun 2017.

“Sedangkan kami sendiri masih mendapat nilai CC. Jadi sangat perlu kami belajar untuk mengejar ketertinggalan. Setidaknya bisa dapat B lah,” selorohnya.

Selain empat hal tersebut, Dyah juga fokus pada keberhasilan Banyuwangi dalam menurunkan angka kemiskinan. Ia mengakui tingkat kemiskinan di daerahnya masih cukup tinggi.

“Kami nomor empat tingkat kemiskinannya di Jawa Tengah. Ini perlu kita tekan sebagaimana di Banyuwangi yang berhasil mengurangi secara drastis tingkat kemiskinannya,” ujarnya.

Lima hal tersebut, menurut Bupati Anas yang menerima secara langsung, tidak bisa dipisahkan. Menurutnya, Banyuwangi melakukan semua hal tersebut secara komprehensif dan saling terkait satu sama lain.

“Pengembangan pariwisata bagi kami hanyalah trigger. Wisata adalah lokomotif untuk menggeret berbagai persoalan, seperti halnya pelayanan publik dan penurunan angka kemiskinan,” ungkapnya.

Kemiskinan bisa ditekan dengan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Hal ini perlu adanya lapangan usaha. Pariwisata menjadi pilihan guna mendongkrak hal tersebut.

“Selain kita punya potensi alam yang tinggi, pariwisata sengaja kita pilih untuk konsolidasi ke dalam. Dengan pariwisata kita mengubah imaje, melatih masyarakat, hingga mensolidkan SKPD,” terangnya.

Untuk menekan pariwisata tersebut, kerja pertama yang perlu dilakukan adalah meningkatkan aksesibilitas. “Maka, program kerja seratus hari pertama kami adalah mengoperasikan bandara Banyuwangi,” kata bupati yang menjabat sejak 2010 itu.

Soal pelayanan publik dan penilaian SAKIP, Anas menyarankan untuk langsung berkunjung langsung.

“Silakan lihat langsung bagaimana Mall Pelayanan Publik kita dan juga cek kantor-kantor desa yang selama ini telah menerapkan smart kampung,” pungkasnya.

Penulis: Haorrahman
Editor: Eben Haezer Panca

Ditemukan Tewas di Sawah, Mahasiswi Aceh Ternyata Dibunuh Pacar karena Alasan Ini

Berita Populer