Kanal

Rumah Seharga Rp 3 Miliar ke Atas Masih Dicari

GM Citra garden, Vika Yustiarani (tiga dari kanan) didampingi Marketing Manager Citra Garden, Illa Fardha Aulia (empat dari kanan) bersama perwakilan Bank, berfoto di depan rumah contoh cluster the orchard type Fullerton dan type Grand Fullerton, Minggu (26/8/2018). - surabaya.tribunnews.com/sugiharto

SURYA.co.id | SURABAYA - Pertumbuhan penjualan properti di semester I tahun 2018 lalu disebut mengalami perlambatan. Namun secara segmen, produk properti rumah tapak dengan harga dengan harga Rp 3 miliar masih memiliki pasar yang cukup aktif.

Hal itu dirasakan PT Cahaya Fajar Abaditama, atau pengembang perumahan Citra Garden Sidoarjo yang sejak pekan lalu, menerima permintaan dari pasar dengan segmen rumah di kisaran harga ini.

"Di semester I tahun 2018 lalu, kami banyak pasarkan rumah dengan harga mulai Rp 1,3 miliar hingga Rp 2 miliar. Respon pasar positif. Kemudian ada permintaan untuk rumah di kawasan yang kami kembangkan di harga Rp 3 miliaran, yang kemudian kami siapkan dengan dua tipe baru yang lokasinya terdepan dan dekat jalan utama cluster The Orchard," jelas Vica Yustisiana, General Manager Citra Garden Sidoarjo, Minggu (26/8/2018).

Type baru di harga Rp 3 miliar dan Rp 3,3 miliar ini disediakan terbatas, masing-masing 6 unit dengan nama type Fullerton dan Type Grand Fullerton. Menurut Vica, meski pasar properti kurang bergairah, namun pasar segmen menengah ke atas masih ada. Sebagai nilai lebihnya, produk tersebut dikuatkan dengan bahan interior maupun eksterior yang lebih diatas yang sudah ada.

"Selain itu dari sisi luasan sudah pasti lebih luas. Yaitu Luas Tanah (LT) 180 meter persegi/Luas Bangunan (LB) 200 meter persegi dan LT/LB 180/240 meter persegi. Kami tambah furniture senilai Rp 60 juta, bebas biaya KPR, smart home dan lainnya," tambah Illa Fardha, Marketing Manager Citra Garden Sidoarjo.

Selain itu untuk pembelian secara KPR, uang muka bisa minimal 5 persen.

Saat ini strategi yang digelar Citra Garden untuk mengerek penjualan di semester I tahun 2018 ini tidak hanya menyediakan produk di harga Rp 3 miliar dan Rp 3,3 miliar saja. Stok produk masih tersedia untuk semua pilihan.

Menurut Vica, dari kluster The Orchard yang disediakan sebanyak 300 unit, sudah 50 persen yang terjual. Selain itu, juga masih ada beberapa stok untuk harga di kisaran Rp 800 jutaan, Rp 900 jutaan, Rp 1 miliar, hingga Rp 4,5 miliar.

"Meski di semester I tahun ini, kami melihat pasar yang membeli dengan KPR turun. Hanya tinggal sekitar 50 persen lebih. Sisanya lebih banyak ke in house dan tunai," jelas Vica.

Dari perbankan, juga mengakui masih adanya pasar KPR menengah ke atas.

"Bahkan di kisaran Rp 3 miliaran ke atas, di Bank Mandiri kontribusi KPR-nya sekitar 10 persen. Memang masih didominasi di harga Rp 1 miliaran," kata Susatyo Anto Budiyono, Senior Vice President Regional Transaction and Consumer Head, Bank Mandiri Region VIII.

Sementara terkait dengan kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (SBI), Bank Mandiri masih belum menaikkan suku bunga KPR-nya. Tercatat hingga akhir September, menurut Susatyo, pihaknya masih menawarkan suku bunga 5,88 persen fix 3 tahun dan 6,5 persen fix 5 tahun.

Sementara dari BCA, Kepala BCA Kantor Kredit Konsumer Surabaya (K3S), Rudi Harsono, mengatakan, program suku bunga KPR BCA 5,88 persen sudah naik menjadi 6,58 persen fix 3 tahun.

"Tapi kami juga memberikan subsidi untuk pengembang yang menjadi mitra. Seperti dengan Citra Garden Sidoarjo, kami ada subsidi suku bunga 2 persen," ungkap Rudi.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Eben Haezer Panca

Kronologi Lengkap Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi yang Dilakukan Haris Simamora

Berita Populer