Kanal

RPH Penting Cegah Sapi Glonggongan, di Madiun Justru Mangkrak

Rumah pemotongan hewan (RPH) di Dusun Porong, Desa Mejayan, Kecamatan Mejayan mangkrak, kini jadi kandang ayam. - SURYAOnline/rahadian bagus

SURYA.co.id|MADIUN - Kabid Peternakan Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Madiun, Estu Dwi Waluyani membenarkan bahwa rumah potong hewan (RPH) di Dusun Porong, Desa Mejayan, Kecamatan Mejayan memang tidak pernah digunakan.

"Sudah selesai, sekitar 2010, cuma masih perlu pembenahan. Harus ada pembunagan limbah, harus ada penampungan kotoran. Tempat sudah ada cuma belum tertata," katanya, Selasa (21/8/2018).

Ia mengatakan, selain sarana prasarana yang belum memadahi, RPH Kabupaten Madoun juga belum memiliki tenaga kerja. Di antaranya dokter hewan, petugas medis, dan juga juru sembelih halal yang bersertifikat.

Alasan lain, belum beroperasionalnya RPH tersebut dikarenakan lokasinya yang berada di dekat pemukiman warga. Oleh sebab itu belum diketahui, kapan RPH itu akan kembali dioperasikan.

"Kami masih korodinasi, bagaimana solusinya. Karena saat ini lokasinya di tengah pemukiman penduduk," katanya.

Kberadaan RPH, kata Estu sangatlah penting. Sebab, RPH merupakan upaya mencegah terjadinya sapi glonggongan yang beredar di masyatakat. Selain itu, dengan adanya tenag ahli di RPH, diharapkan dapat mengetahui sapi yang sehat, serta penanganan daging yang lebih baik.

Ia menuturkan, selama ini pemotongan sapi dilakukan di tempat pemotongan hewan swasta yang ada di hampir tiap kecamatan. Saat ini, jumlah tempat pemotongan hewam yang sudah mengajukan izin sebanyak 11 tempat.

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Parmin

Aldi Novel Adilang Hanyut hingga ke Jepang: Saya Hanya Berdoa, dan Hiu Itu Pergi

Berita Populer