Kanal

Perajin Sepatu di Wedoro Sidoarjo Banting Stir Produksi Sandal, Gara-gara Regenerasi Lambat?

Para perajin di Wedoro, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo kini hanya memproduksi sandal spons untuk bertahan hidup. - surya/aflahul abidin

SURYA.co.id | SIDOARJO - Kabag Perindustrian Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sidoarjo Agus Darsono menilai, Sumber Daya Manusia (SDM) di sentra industri Wedoro dan Tanggulangin sebenarnya cukup baik.

Namun, dari sekian ratus perajin sandal dan sepatu di Wedoro tidak mengadakan regenerasi dengan baik.

“Di Wedoro itu SDM-nya sudah bagus, tapi sebagian belum ada regenerasi jadi ada yang terputus,” katanya.

Menurutnya, inovasi produk di Wedoro juga cukup lumayan, karena mereka masih mengikuti tren mode terkini.

Sayang, di Wedoro semuanya masih dikerjakan secara konvensional, terutama untuk promosinya.

Jarang sekali perajin atau pengusaha di Wedoro yang memanfaatkan teknologi digital dalam mempromosikan produknya.

“Semuanya masih manual ya karena generasi yang bekerja di sentra Wedoro ini sudah pada tua,” lanjutnya.

Ia mengakui kondisi ini beda dengan sentra tas dan industri kulit di Tanggulangin.

Sentra tas Tanggulangin sudah memanfaatkan teknologi digital dalam memasarkan produknya.

Ia mencontohkan di sentra Tanggulangin jumlah pengunjung yang datang di kawasan itu termasuk sepi, dan hanya ramai pada hari-hari tertentu.

Halaman
12
Editor: Titis Jati Permata
Sumber: Surya Cetak

Aldi Novel Adilang Hanyut hingga ke Jepang: Saya Hanya Berdoa, dan Hiu Itu Pergi

Berita Populer