Kanal

Beredar Peringatan Uji Coba E-Tilang Resahkan Warga Magetan, Berikut Himbauan Polisi

Kasat Lantas Polres Magetan AKP Hankie Fuariputra memperlihatkan peringatan E-tilang (elektronik tilang) di sejumlah titik di kawasan kota Magetan, yang sejak dua hari ini beredar viral di smartphone - SURYAOnline/Doni Prasetyo

SURYA.co.id | MAGETAN - Beredarnya peringatan agar warga berhati-hati saat melewati sejumlah kawasan di kota Magetan yang dipasang Closed Circuit Television (CCTV), karena ada uji coba elektronik tilang (e-Tilang), cukup membuat warga was-was. Pasalnya disebutkan, pelanggar akan ditagih sesuai alamat di STNK motor.

"Mestinya dengan e-Tilang yang dibuat berdasarkan pelanggaran yang di monitor kamera CCTV itu bisa mengajak orang disiplin berlalu lintas. Tapi, sisi lain bagi warga yang punya anak usia SMP, yang berangkat dan pulang sekolah pakai motor cukup was-was setiap waktu," kata Ilham salah seorang guru SMP di Magetan kepada Surya.co.id, Sabtu (28/7/2018).

Dikatakan Ilham, setiap hari orangtua yang anaknya mengendarai motor mikir bagaimana anaknya, kena tindak pelanggaran atau tidak hari ini. Karena anak usia SMP pada umumnya bila mengendarai motor jauh dari rasa takut.

"Yang menjadikan orangtua was was setelah beredar viral pengumuman uji coba e-tilang itu, tahu-tahu dapat surat tagihan denda pelanggaran. Apalagi masa-masa ini ekonomi sulit," jelasnya.

Menurut Ilham, secara pribadi beredarnya semacam ultimatum Uji Coba e-tilang itu ditanggapi secara positif, karena itu merupakan ajakan untuk disiplin berlalu lintas.

"E-tilang itu juga sulit perlu persiapan dari sejumlah instansi terkait, termasuk juga sosialisasi kepada warga masyarakat yang terlibat langsung. Selama ini juga belum ada sosialisasi. Tidak mungkin tahu tahu ada uji cobaeE-tilang," ujar Ilham.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun Surya.co.id menyebutkan, pemberitahuan beradarnya Uji Coba E-tilang secara viral di smartphone warga itu tidak secara jelas menyebut kapan uji coba itu dilakukan. Hanya disebutkan besok.

Disebutkan, kawasan Magetan kota yang diuji coba e-Tilang diantaranya di perempatan traffic light alun alun, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Diponegoro, Selosari, Sukomoro dan Stadion, di enam perempatan ini sudah terpasang CCTV.

Sementara, Kasat Lantas Polres Magetan AKP Hankie Fuariputra yang dikonfirmasi secara tegas menyebut peringatan Uji Coba E-tilang di kawasan perempatan Magetan kota yang beredar viral itu tidak benar atau hoax.

"Disini sarana dan prasarana untuk E-tilang belum tersedia. Mudah mudahan tahun ini kami dari Satlantas dan Pemerintah Kabupaten dan instansi terkait, Kejaksaan dan Pengadilan (PN) bisa duduk bersama untuk melaksanakan program e-tilang itu," kata AKP Hankie kepada Surya.co.id, Sabtu (28/7/2018).

Menurut AKP Hankie, CCTV yang terpasang sekarang ini hanya untuk memonitor arus lalu lintas oleh Traffic Management Center (TMC) atau Pusat Manajemen Lalu Lintas Resor Magetan, Polda Jatim dan Korlantas.

"Ini kamera CCTV yang terpasang hanya untuk monitor arus lalu lintas. Itu belum bisa untuk melihat secara detail dan mengetahui identitas pelanggar. E-tilang baru uji coba di kota-kota besar seperti di Surabaya," pungkas Kasat Lantas Hankie Fuariputra.

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Cak Sur

Pengakuan Wanita Penabrak Anggota Polisi usai Terobos Rombongan Presiden Jokowi

Berita Populer