Kanal

Tak Pakai Sabuk akan Kena e-Tilang, CCTV Baru Mampu Rekam secara Utuh Pengemudi Mobil Melangggar 

TILANG DITEMPAT - Dishub Kota Surabaya bersama Satlantas Polrestabes Surabaya menggelar tilang on the spot (tilang ditempat) bagi pengendara yang tertangkap CCTV langgar lalu lintas di Simpang Kertajaya dan Dharmawangsa, Kamis (26/7/2018). - surya/ahmad zaimul haq

SURYA.co.id | SURABAYA - Mulai diterapkannya e- Tilang CCTV diharapkan menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk tertib di jalan raya. Mematuhi semua aturan dan rambu lalu lintas. Tidak melanggar meski tidak ada petugas polisi.

Sebab ke depan, semua titik jalan di Surabaya akan dipasang CCTV, terutama perempatan jalan dan lampu merah.

"Hampir semua kecelakaan diawali pelanggaran lalu lintas. CCTV bisa mengajak semua pengguna jalan tertib," kata Kepala Dishub Kota Surabaya Irvan Wahyu Drajat.

Saat ini total CCTV yang ada di Surabaya Sekiter 600. Sebanyak 436 adalah CCTV yang dipasang Dishub. Selebihnya instansi lain termasuk Kominfo. 

CCTV itu hampir semua sudah memiliki kemampuan yang terhubung dengan sistem e- tilang. Alat pengintai ini ditempatkan di setiap perempatan dan persimpangan lampu merah. 

CCTV itu mampu merekam dari belakang sehingga mencapture nopol dan merekam setiap pergerakan kendaraan di perempatan. Semua direkam dari belakang.

Namun, saat ini telah mulai dipasang CCTV yang akan merekam utuh. Daya rekam lebih kuat dan detail.

"Sudah kami Pasangi CCTV yang bisa merekam utuh dari depan," kata Irvan. 

CCTV terbaru ini akan merekam pelanggar mobil. Sasarannya adalah para pelanggar yang tidak klik mengenakkan sabuk pengaman.

CCTV itu akan melacak pengemudi yang tidak mengenakan sabuk pengaman dan akan tercapture sebagai pelanggar.

Nopol dan foto pengemudi akan tercapture. Mereka pelanggar dan mengabaikan sabuk ini akan kena e-tilang CCTV. 

Berikut videonya:

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin

Jelang Pernikahan Mantan, Pria di Kalimantan Tengah Mengamuk Bunuh Bibi dan Ibu Kandungnya

Berita Populer