Kanal

Pengerjaan Pipa PDAM di Jl Pandegiling Surabaya Memicu Kemacetan

Kemacetan terjadi di Jalan Pandegiling karena pengerjaan pipa PDAM. Petugas terlihat sedang melakukan penggarapan, mereka mengangkut beberapa pipa berdiameter 200 ke dalam mobil bak terbuka, Senin (23/7) - surabaya.tribunnews.com/danendra kusumawardana

SURYA.co.id | SURABAYA - Kemacetan panjang sekira satu kilometer terjadi di Jalan Pandegiling, Senin, (23/7), sebagai imbas dari proyek pipa saluran air PDAM. 

Kemacetan terjadi pada pukul 13.30 hingga pukul 15.00. dengan bantuan pihak kepolisian kemacetan itu cepat terurai.

Lalu kemacetan kembali terulang pada pukul 16.00 saat jam kerja usai. 

Terlihat beberapa petugas PDAM yang sedang melakukan pengerjaan di sana. Mereka memasang rambu-rambu peringatan kepada pengendara saat menggali.

Pengerjaan pipa PDAM berlangsung sisi sebelah kiri Jalan Pandegiling yang mengarah Jalan Urip Sumoharjo.

Karena pengerjaan itu, tumpukan tanah yang menggunung bekas pengerukan memakan sebagian jalan. Sehingga jalan itu semakin sempit dan timbulah kemacetan.

Pengendara motor bernama Zakiyah Drajat, mengusulkan agar pengerjaan pipa PDAM dilakukan pada malam hari guna menghindari kemacetan.

"Kalau siang gini kan macet banyak debu pula. Lebih baik dikerjakan pada malam hari," ucapnya.

Pengendara motor lain bernama Zainal Arif mengatakan, kemacetan di Jalan Pandegiling dimulai pada pagi hari saat masyarakat Surabaya memulai rutinitasnya.

"Paling parah macetnya waktu Sore hari. Kemacetan Bisa mencapai satu kilometer bahkan lebih," ucapnya

Zainal, sapaan akrabnya mengatakan hal selaras dengan Zakiyah, debu-debu yang dihasilkan dari bekas galian mengganggu pengendara dan pedagang seperti dirinya.

"Letak dagangan saya kan dekat dengan galian, debunya mengganggu," sebutnya.

Pedagang yang menjual dagangannya di samping pengerjaan Pipa PDAM bernama Samsul Arifin menambahkan, gundukan tanah bekas galian PDAM mempersempit Jalan. Sedangkan intensitas kendaraan yang melintas di Jalan Pandegiling banyak.

"Mengeluh sih mengeluh tapi ya bagaimana lagi memang lagi ada pengerjaan. Mudah-mudahan crpat tuntas saja," pungkasnya.


Penulis: Danendra Kusumawardana
Editor: Eben Haezer Panca

Beredar Foto-foto Awal Penemuan Jasad Korban Pembunuhan Sekeluarga di Bekasi, 2 Anak di Kamar

Berita Populer