Kanal

Ciputra Genjot Pembangunan Fasilitas Leisure di Taman Dayu

Dari kiri, GM The Taman Dayu, Dody Purwanto, Manager Marketing dGunungan, Cindy, Manager marketing The Taman Dayu, Irawati, Owner dGunungan, Farah dan Donny berdialog di halaman dGunungan Taman Dayu, Senin (23/7/2018). - surabaya.tribunnews.com/sugiharto

SURYA.co.id | SURABAYA - Meningkatnya tren masyarakat menghabiskan waktu luang atau leisure membuat pengembang berlomba penyediaan fasilitas umum yang bisa dimanfaatkan untuk kegiatan tersebut. Apalagi keberadaan fasilitas leisure juga mampu menaikkan nilai invetasi di daerah yang sedang berkembang.

"Termasuk di daerah Pandaan ini. Sebagai daerah yang sejuk, banyak menjadi tujuan bagi orang untuk menghabiskan waktu luangnya di sini. Ini merupakan kesempatan bagi kami untuk mengembangkan fasilitas leisure ini," kata Dodi Purwanto, General Manager The Taman Dayu by Ciputra, Senin (23/7/2018).

Apalagi di tempat tersebut, pihaknya tidak hanya menyediakan tempat leisure tapi ada produk properti berupa hunian dan villa. Hal itu menjadi nilai lebih bagi konsumen properti untuk memilih produk di Taman Dayu.

"Sekarang fungsi fasilitas tidak hanya sekedar pelengkap hunian namun sudah menjadi daya tarik untuk menyedot konsumen. Seperti keberadaan club house D'Gunugan dan Resto, yang baru kami buka di tahun ini dan mendapat respon pasar yang sangat positif," ungkap Dodi.

Tercatat D'Gunungan yang masih soft launch saat ini mampu menarik pengunjung rata-rata 300-400 orang perhari. Di antara mereka tidak sedikit yang tertarik membeli unit vila di Taman Dayu. Sebab itu, pihaknya akan mengembangkan konsep yang sama dengan D'Gunungan dengan fasilitas pendukung yang lebih lengkap.

"Sekarang sedang kami desain. Nanti kami bangun di cluster Bloomfield dengan luas 1.5 hektat. Selain hunian kami siapkan pengembangan fasilitas komersial," tambah Dodi.

Saat ini pasar properti yang berjalan stabil, masih memiliki nilai kenaikan per tahun mencapai 10-12 persen. Hal itu masih masih menjadi data tarik konsumen dalam membeli produk properti untuk jangka panjang.
Sementara bila ada fasilitas umum dan area komersil, diakui mampu menambah nilai investasi yang lebih tinggi, bahkan bisa mencapai 15 persen.

Marketing Manager The Taman Dayu, Irawati, menambahkan, sejak adanya D'Gunungan kunjungan berbagai komunitas berkelas semakin tinggi

"Salah satunya komunitas Supercar, atau mobil premium yang kemarin sempat kesini. Mereka menjadi market potensial bagi The Taman Dayu," jelas Irawati.

Terbukti, hingga semester 1 penjualan telah mencapai 60 persen dari target Rp 100 miliar tahun ini. Irawati optimis tahun ini, pihaknya bisa over target lagi seperti tahun lalu.

"Kami berharap September nanti saat launching bloomfield, target tahun ini sudah tercapai," kata Irawati.
Kluster bloomfield dikembangkan diatas lahan seluas 11 hektar dimana yang saleable hanya 3,5 hektar. Nantinya akan dibangun sebanyak 254 unit vila. Sekarang masih soft launch dan sudah terjual beberapa unit.

"Kami targetkan tahun ini kluster bloomfield akan terjual minimal 50 persen. Kami optimis akan tercapai," tandas Irawati.

Doni Sutandio, owner D'Gunungan menambahkan, pihaknya siap mengembangkan D'Gunungan 2 di cluster bloomfield.

"Konsepnya akan dibikin beda dengan memperkuat event budaya dan seni serta permainan outbond atau offroad," tambah Doni.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Eben Haezer Panca

Pengakuan Wanita Penabrak Anggota Polisi usai Terobos Rombongan Presiden Jokowi

Berita Populer