Kanal

Simulasi Lembaga Survei PUSPEK: jika Jokowi - Cak Imin dan Prabowo - Zulhas, Hasilnya . . . .

Direktur Pusat Kajian Pembangunan dan Pengelolaan Konflik (PUSPEK), Novri Susan, merilis hasil survei, di Surabaya, Selasa (3/7/2018. - surya/bobby constantine

SURYA.co.id | SURABAYA - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) masuk dalam jajaran elektabilitas tertinggi untuk calon wakil presiden bagi pemilih muslim.

Hal ini terlihat pada hasil survei Pusat Kajian Pembangunan dan Pengelolaan Konflik (PUSPEK) yang dirilis di Surabaya, pada Selasa (3/7/2018).

Survei ini terkait perilaku pemilih muslim di pemilu 2019.

Untuk akseptabilitas, Cak Imin berada di urutan ketiga (13 persen). Cak imin berada di bawah Gatot Nurmantyo (Mantan Panglima TNI) yang berada di urutan pertama (18,4 persen) dan Jusuf Kalla (Wakil Presiden RI) dengan 15,4 persen.

Sementara JK berdasarkan ketentuan hukum UU Pemilu dilarang untuk dicalonkan sebagai Wapres untuk ketiga kalinya.

Sehingga, menilik simulasi pasangan yang berpotensi dipilih, Cak Imin kemungkinan besar dapat dipasangkan dengan Joko Widodo yang saat ini masih menjadi presiden.

Sedang rivalnya, Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Prabowo Subianto kemungkinan  berpasangan dengan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan.

Hasilnya, pasangan Jokowi-Cak Imin berhasil unggul dengan 43,1 persen. Sedang Prabowo-Zulhas hanya memperoleh 28 persen.

Pun apabila terdapat simulasi tiga pasangan, dengan pasangan Gatot Nurmantyo (mantan Panglima TNI) dan Anies Baswedan (Gubernur DKI Jakarta) sebagai alternatif ketiga. Pasangan Jokowi - Cak Imin masih unggul dengan 41,1 persen.

Sedangkan Prabowo-Zulhas dengan 26,3 persen dan Gatot-Anies sebesar 6,4 persen.

Halaman
12
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Parmin

Benarkah Mie Ayam Tugu Lilin Pajang Solo Pakai Pesugihan Pocong? Yuk Mampir ke Warungnya

Berita Populer