Kanal

Didesak Permintaan Pasar, Ciputra Kembangkan Apartemen Baru di Komplek CWS

Direktur Ciputra, Sutoto Yakobus (kanan) berbincang dengan Operational General Manager SOHO, Apartemen & Office Tower, Tutut Gunaedi disela-sela perkenalan Vertu Apartemen di Kantor Marketin Ciputda World Surabaya, Selasa (21/2/2018). - surabaya.tribunnews.com/sugiharto

SURYA.co.id | SURABAYA - Permintaan unit di apartemen yang berada di kompleks Ciputra World Surabaya (CWS) membuat pengembang PT Ciputra Development Tbk meluncurkan produk baru. Yaitu The Vertu Apartement dengan jumlah unit mencapai 168 unit.

Direktur CitraLand Surabaya, Sutoto Yakobus, mengatakan, pengembangan apartemen di komplek CWS ini atas desakan permintaan pasar yang saat ini kebutuhan tinggal di Apartement terus meningkat.

"Adanya permintaan itu membuat kami melihat areal di Superblok CWS mana yang masih bisa dikembangkan, dan ternyata masih ada, sehingga kami launching The Vertu Apartement ini," jelas Sutoto, Selasa (20/2/2018).

Apartemen dengan tinggi 14 lantai ini sebelumnya direncakan untuk mengembangkan hotel. Namun karena pasar hotel di Kota Surabaya yang persaingannya semakin ketat, membuat pengembangan beralih ke apartemen. Apalagi menurut Sutoto, permintaan end user dari kalangan expatriat cukup tinggi.

"Dari permintaan itu, mereka hanya perlu tempat tidur. Sehingga kami sediakan produk unit yang kecil. Namun harga tetap sama, karena lokasi dan nilai lebih dari apartemen yang kami bangun ini," ungkap Sutoto.

Saat ini, harga unit The Vertu Apartement ada dikisaran Rp 28 juta per meter persegi. Unit terkecil di ukuran 27 meter persegi. Kemudian type unit kedua dengan luasan 55 meter persegi dan type ketiga, 85 meter persegi. Paling banyak, sekitar 60 persen di type 2, dan type partama atau studio sebanyak 40 persen dan 20 persen adalah tipe besar.

"Saat ini dari 14 lantai yang disiapkan sudah 5 lantai yang sold out," tambah Tutut Gunaedi, Operational General Manager SOHO, Apartement dan Office Tower CitraLand Surabaya.

Pembangunan apartemen dengan nilai investasi Rp 140 miliar itu, ditarget topping off pada Maret 2019. Kemudian penyerahan mulai tahun 2020. Setelah mal CWS II yang ditarget juga operasional sebelum akhir 2019.

Sutoto menambahkan, pihaknya optimis tahun 2018 hingga 2020 mendatang, pasar properti khususnya apartemen masih akan tumbuh positif. "Apalagi bila ada Superblok seperti CWS ini. Lengkap dengan mal, hotel, office dan SOHO. Bila semua berkembang, tentu Apartement akan ikut berkembang," jelas Sutoto.

Sementara itu, saat ini okupansi (tongkat keterisian) unit berupa SOHO, apartemen dan office yang ada di komplek CWS yang sudah operasional masih sekitar 30 persen. Meski kecil, karena baru operasional di tahun 2018 ini, Sutoto yakin keberadaan CWS II akan mendukung peningkatan okupansi sektor apartemen, SOHO dan Office yang sudah ada.

"Kami optimis target akan tercapai. Karena yang kami buat ini juga sudah sesuai dengan permintaan pasar," tandas Sutoto.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Eben Haezer Panca

Kronologi Anggota The Jak Mania Tewas Dikeroyok Oknum Suporter Persib, sempat Minta Tolong

Berita Populer