Kanal

Terungkap, ini Bahasa-bahasa Kode yang Dipakai Eddy Rumpoko Saat Bicarakan Uang Suap

Mantan Wali Kota Batu Eddy Rumpoko usai menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor Surabaya, Jumat (2/2/2018). - surya/anas miftakhudin

SURYA.co.id | SURABAYA - Mantan Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko diduga kuat tahu bahwa pembicaraannya saat proses tender di Pemkot Batu sudah disadap oleh KPK.

Hal itu terungkap dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK yang dibacakan jaksa KPK, Iskandar Marwanto SH saat sidang di Pengadilan Tipikor Surabaya, Jumat (2/2).

"Pembicaraan terkait proyek menggunakan istilah-istilah yang diketahui beberapa pihak saja," ujar JPU Iskandar Marwanto.

Misalnya, kendaraan Toyota New Alphard disebut dengan 'si hitam'. Mobil tersebut adalah pemberian dari uang fee oleh Filipus Djap. Ungkapan tersebut terungkap pada 24 Agustus 2017 sekitar pukul 10.20 WIB.

Terdakwa menghubungi Filipus dan menyampaikan pesan agar tidak melakukan transaksi terlebih dahulu. Karena sedang dipantau oleh tim Saber pungli dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Selain itu terdakwa berpesan agar Filipus Djap mengingatkan Edi Setiawan yang terlibat dalam perkara serupa terkait hal itu.

Siang harinya, Filipus Djap dan Edi Setiawan mengadakan pertemuan di rumah makan Java Nine Malang, menyepakati menggunakan kata sandi.

'Undangan' sebagai pengganti kata uang fee. Istilah atas untuk mengganti Hotel Amarta Hills. Istilah bawah sebagai pengganti Cafe Java Nine dan istilah 'si hitam' sebagai pengganti Alphard.

"Istilah-istilah itu yang akan digunakan dalam setiap komunikasi dengan Edi Setiawan, Filipus Djap dan terdakwa. Juga disepakati atas saran terdakwa menunjuk Edi Setiawan sebagai orang 'tengah' yang menjembatani komunikasi antara terdakwa dan Philip Djap," kata JPU Iskandar.

Tujuh tender yang dimenangkan oleh Filipus Djap pada 2016 melalui PT Dailbana Prima Indonesia dan CV Amarta Wisesa yakni di Dinas Pendidikan terkait proyek pengadaan batik siswa SD dengan pagu Rl 1,2 miliar dengan nilai penawaran Rp 1,1 miliar.

Halaman
12
Penulis: Anas Miftakhudin
Editor: Eben Haezer Panca

Benarkah Mie Ayam Tugu Lilin Pajang Solo Pakai Pesugihan Pocong? Yuk Mampir ke Warungnya

Berita Populer