Kabar Terbaru Bupati Talaud Sri Wahyumi yang Terjaring OTT KPK, Ungkap Soal Barang Bukti dan Jabatan

Kabar terbaru bupati Kepulauan Talaud, Sri Wahyumi Manalip mulai angkat bicara terkait dugaan kasus korupsi yang menjeratnya baru-baru ini

Kabar Terbaru Bupati Talaud Sri Wahyumi yang Terjaring OTT KPK, Ungkap Soal Barang Bukti dan Jabatan
Kolase Dhemas Reviyanto dan ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Bupati Talaud Nonaktif Sri Wahyumi 

SURYA.co.id - Kabar terbaru bupati Kepulauan Talaud, Sri Wahyumi Manalip mulai angkat bicara terkait dugaan kasus korupsi yang menjeratnya baru-baru ini

Seperti diketahui, Sri Wahyumi Manalip ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kantornya pada Selasa (30/4/2019) dan kini ia memberi pengakuan terkait barang bukti dalam kasusnya

Dilansir dari Kompas.com dalam artikel 'Mengaku Tak Terima Suap, Bupati Talaud Merasa Alami Pembunuhan Karakter', Sri Wahyumi mengaku heran karena tak merasa pernah menerima barang-barang mewah yang disebutkan KPK dalam konferensi pers beberapa waktu lalu

"Saya merasa, sebagai pembunuhan karakter untuk saya. Karena saya tidak pernah memegang barang bukti," ujar Sri Wahyumi usai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (17/5/2019).

Bela Panglima TNI, Gibran Rakabuming Beber Fakta Sebenarnya di Balik Foto Tudingan Dukung Jokowi

Balasan Menohok Panglima TNI Hadi Tjahjanto Soal Fotonya yang Disebut Dukung Jokowi, Bertobatlah!

Curhat Nur Khamid sebelum Ditinggal Pulang Bule Cantik Polly Alexandria & Tak Kembali Sampai Kini

Bupati Kepulauan Talaud Provinsi Sulawesi Utara Sri Wahyumi Maria Manalip (kanan) berjalan dengan pengawalan petugas setibanya di gedung KPK, Jakarta, Selasa (30/4/2019).
Bupati Kepulauan Talaud Provinsi Sulawesi Utara Sri Wahyumi Maria Manalip (kanan) berjalan dengan pengawalan petugas setibanya di gedung KPK, Jakarta, Selasa (30/4/2019). (Dhemas Reviyanto)

Barang bukti pun tidak ada (di) saya. Saya dibawa ke sini (ke KPK)," kata Sri Wahyumi.

Selain itu, Sri Wahyumi hanya mengakui kalau pengusaha Bernard Hanafi Kalalo membelikan sejumlah barang mewah untuk dirinya.

Bernard saat ini juga berstatus sebagai tersangka.

"Pak Bernard membelikan barang itu, membelikan ya, bukan memberikan. Karena kalau memberikan, saya sudah menerima, saya tidak pernah menerima barang itu," katanya.

Sri Wahyumi juga membantah kalau barang-barang mewah yang dibelikan Bernard berkaitan dengan jabatan dan kewenangannya saat itu

"Lagian itu enggak ada kaitannya dengan jabatan saya, kan tinggal dua bulan. Apa yang bisa saya lakukan? Kewenangan saya tinggal dua bulan," sambungnya.

Halaman
1234
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Musahadah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved