Mutilasi di Pasar Besar Malang

Terungkap, Sugeng dan Korban Mutilasi Pasar Besar Kota Malang Punya Hubungan Asmara

Pelaku mutilasi Pasar Besar Kota Malang pernah punya istri tiga lalu dipisahkan. Jadi ada keinginan punya istri lagi.

Terungkap, Sugeng dan Korban Mutilasi Pasar Besar Kota Malang Punya Hubungan Asmara
surya.co.id/istimewa/rifky edgar
Sugeng, pelaku mutilasi Pasar Besar Kota Malang yang ditangkap di Jalan Laksamana Martadinata, Sukoharjo Kota Malang, Kamis (15/5/2019). Dan tulisannya yang digoreskan di rumah kosong yang ditempatinya di Jodipan. 

SURYA.co.id | MALANG - Sugeng Angga Santosa dan korban mutilasi Pasar Besar Kota Malang ternyata memiliki hubungan asmara.

Hal ini terungkap setelah Sugeng menjalani pemeriksaan psikiater.

Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri menuturkan, berdasarkan keterangan psikiater, antara Sugeng dan korban mutilasi Pasar Besar Kota Malang ada hubungan asmara.

"Pelaku merasa ingin memiliki korban berdasarkan hasil interogasi. Pelaku pernah punya istri tiga lalu dipisahkan. Jadi ada keinginan punya istri lagi," kata Asfuri, Jumat (17/5/2019).

Psikiater masih akan melakukan observasi lagi terhadap Sugeng.

Kemudian akan dilakukan pendampingan perawatan di rumah sakit jiwa terhadap Sugeng.

Di sisi lain, Asfuri juga menjelaskan waktu penyebaran sketsa wajah ada orang merespon.

Namun setelah diselidiki dan dicocokkan, ternyata tidak sesuai.

"Kami cek di FB, ternyata yang diduga tersebut masih ada," ujarnya.

Saat ini polisi masih mendalami apakah korban meninggal terlebih dahulu atau dibunuh oleh Sugeng.
Diterangkan Asfuri, jika korban meninggal terlebih dahulu, maka Sugeng dikenai Pasal 181.

Halaman
12
Penulis: Benni Indo
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved