Berita Blitar

Pemkot Blitar Siapkan Posko Pengaduan THR, Pembayaran Paling Lambat H-7 Lebaran

Sesuai aturan, perusahaan wajib membayarkan THR kepada para pekerjanya paling lambat tujuh hari sebelum Lebaran.

Pemkot Blitar Siapkan Posko Pengaduan THR, Pembayaran Paling Lambat H-7 Lebaran
surya.co.id/samsul hadi
Kepala Dinas Penanaman Modal Tenaga Kerja dan PTSP Kota Blitar, Suharyono. 

SURYA.co.id | BLITAR - Pemkot Blitar akan mendirikan posko pengaduan terkait pemberian tunjangan hari raya (THR) kepada pekerja.

Sesuai aturan, perusahaan wajib membayarkan THR kepada para pekerjanya paling lambat tujuh hari sebelum Lebaran.

"Sesuai SE Gubernur dan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan, THR diberikan paling lambat H-7 hari raya," kata Kepala Dinas Penanaman Modal Tenaga Kerja dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kota Blitar, Suharyono, Jumat (17/5/2019).

Suharyono mengatakan THR wajib diberikan kepada pekerja yang telah mempunyai masa kerja satu bulan secara terus menerus atau lebih.

THR juga harus diberikan kepada pekerja yang mempunyai hubungan kerja dengan pengusaha berdasarkan perjanjian kerja waktu tidak tertentu atau perjanjian kerja waktu tertentu.

Sedangkan, untuk besaran THR bagi pekerja yang masa kerjanya sudah 12 bulan atau lebih diberikan satu bulan upah.

Tetapi, untuk pekerja yang masa kerjanya masih di atas satu bulan dan di bawah 12 bulan, besarannya diberikan secara proposional sesuai masa kerjanya.

Cara menghitungnya, yaitu, masa kerja dibagi 12 bulan lalu dikalikan satu bulan upah.

"THR keagamaan bagi pekerja diberikan satu tahun sekali disesuaikan dengan hari raya keagamaan masing-maing pekerja," ujar Suharyono.

Dikatakannya, perusahaan yang terlambat membayarakan THR ke pekerja akan dikenai denda.

Halaman
12
Penulis: Samsul Hadi
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved