Sambang Kampung Wonokromo

Puskesmas Wonokromo Beri Perhatian Khusus Penderita Diabetes dan Hipertensi

Tak hanya aktif dengan kader paliatif, Puskesmas Wonokromo juga turut memberi perhatian khusus pada penyakit-penyakit kronis.

Puskesmas Wonokromo Beri Perhatian Khusus Penderita Diabetes dan Hipertensi
surya.co.id/habibur rohman
KESEHATAN MASYARAKAT - Kondisi Puskesmas Wonokromo yang kini memiliki beberapa lantai untuk pelayanan dan memiliki daya tampung lebih besar, Rabu (15/5/2019). Puskesmas ini memiliki banyak kader agar bisa memantau kesehatan masyarakat lebih dekat. 

SURYA.co.id, SURABAYA – Tak hanya aktif dengan kader paliatif, Puskesmas Wonokromo juga turut memberi perhatian khusus pada penyakit-penyakit kronis lainnya, yakni diabetes dan hipertensi. Warga yang mengidap kedua penyakit tersebut sangat banyak, sehingga diperlukan kepedulian tersendiri.

Program bernama Prolanis, alias Program Pengelolaan Penyakit Kronis itu dijalankan oleh warga sendiri untuk para warga.

"Kemarin saya dapat pemeriksaan HBA1C untuk mengetahui kadar gula sebenarnya selama 6 bulan ke belakang. Kalau tes yang biasanya kan bisa nakal, misal beberapa bulan sebelumnya tidak rutin minum obat, baru rutin mendekati tes. Nah ini tesnya tidak bisa dibohongi. Jadi kemarin saya ya kena, normal hasil pemeriksaan di bawah 6, saya 10," tutur Endah Retnowati, Ketua Kelurahan Siaga (Kelsi) Wonokromo.

Menurut Endah, memang banyak penderita diabet di Wonokromo mulai dari yang masih muda sampai lansia. Yang masih SMP pun ada, karena faktor keturunan, sehingga pankreasnya tidak bisa mengeluarkan insulin.

Beberapa kegiatan Prolanis di antaranya adalah senam pagi tiap sekali dalam seminggu, senam diabetes dan senam lansia.Kemudian, sebulan sekali ada pemeriksaan menyeluruh seperti berat badan, tinggi badan dan lingkar perut, lalu diperiksa gula darahnya.

Tri Novita Wulandari, Ketua Posbindu yang merangkap sebagai Ketua Prolanis Puskesmas Wonokromo, mengatakan banyak warga yang merasa terbantu adanya program ini.

Apalagi, warga juga mendapat obat, makan dan konsultasi dokter secara gratis pada hari pemeriksaan, karena ditanggung BPJS.

"Orang-orangnya semangat karena memang kerja sama dengan BPJS. Manfaatnya banyak, karena orang-orang bisa menderita penyakit kronis kan karena pola hidup. Jadi di Prolanis dilakukan kegiatan yang mendukung si penderita melawan pola hidupnya," katanya.

Mereka juga melakukan edukasi penyakit serta gaya hidup yang baik kepada para anggota, dengan harapan tingkat keakutan penyakit bisa ditekan lewat perubahan gaya hidup. 

Penulis: Delya Octovie
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved