Berita Kediri

Prostitusi Online di Kediri, Anak Buah Ditawarkan Rp 600 Ribu Sekali Kencan, Mami Kebagian Segini 

Novi Irawati telah diamankan penyidik Unit PPA Polres Kediri setelah petugas mengamankan prostitusi online di Hotel Erlangga.

Prostitusi Online di Kediri, Anak Buah Ditawarkan Rp 600 Ribu Sekali Kencan, Mami Kebagian Segini 
surya.co.id/didik mashudi
Novi Irawati alias Mami Selfi mucikari prostitusi online yang diamankan penyidik PPA Polres Kediri, Rabu (15/5/2019). 

SURYA.co.id | KEDIRI - Modus operandi mucikari kasus prostitusi online Novi Irawati alias Mami Selfi (34) dilakukan dengan menawarkan anak asuhnya booking online (BO) melalui Whats App (WA). Untuk sekali kencan tarifnya bervariasi termurah Rp 600.000 dan paling mahal Rp 1 juta.

Novi Irawati telah diamankan penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Kediri setelah petugas mengamankan prostitusi online di Hotel Jl Erlangga, Desa Sukorejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri.

Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Ambuka Yudha menjelaskan, pelaku menawarkan anak asuhnya
kepada pelanggan pria hidung belang dengan menunjukan foto beserta tarif making love (ML) shorttime.

"Tarif bervariasi antara Rp 600.000-Rp 1.000.000, dari uang pembayaran cewek booking online pelaku mendapatkan fee sebesar Rp 100.000 per kencan shorttime," ungkap AKP Ambuka Yudha saat gelar kasus prostitusi online di Mapolres Kediri, Rabu (15/5/2019).

Dijelaskan, dari pengakuan pelaku sudah menjalani jasa protitusi dengan menyalurkan cewek booking online kepada para pelanggan sudah sekitar 2 tahun.

Kasus prostitusi ini online terungkap setelah polisi mendapatkan informasi dari masyarakat ada praktik prostitusi di salah satu hotel.

Kemudian petugas kepolisian melakukan penggrebekan di kamar nomor 306 telah ditemukan pasangan bukan suami istri sedang berkencan yakni RA alias Ay dengan BS. Saat petugas menggerebek, pasangan kencan itu selesai melakukan hubungan badan.

Dari keterangan RA mengaku dirinya telah disalurkan oleh mucikari Novi Irawati yang memiliki nama panggilan populernya Mami Selfi. Tarif servis shorttime sebesar Rp 600.000.

Dari pengakuan RA polisi kemudian menangkap Novi di rumahnya Dusun Padangan, Desa Pagu, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri.

Dari tersangka Novi Irawati polisi mengamankan barang bukti uang tunai Rp 100.000 dan sebuah HP merk Lava warna hitam.

Sementara dari RA petugas mengamankan uang tunai Rp 500.000, HP merk Oppo warna merah, celana jeans panjang warna biru, kaos lengan pendek warna coklat, BH dan celana dalam warna pink.
Diamankan juga selimut warna putih, sarung bantal warna putih, selembar kuitansi pembayaran dan selembar registrasi hotel.

Tersangka Mami Selfi bakal dijerat dengan pasal 2 ayat (1) UU RI nomor 21 tahun 2007 tentang Pemberantasan tindak pidana perdagangan orang.

Ancaman pidana penjara paling singkat 3 tahun dan paling lama 15 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 120.000.000 dan paling banyak Rp 600.000.000.

Selain itu juga dijerat pasal 296 KUH Pidana ancaman pidana penjara 1 tahun 4 bulan dan denda sebanyak-banyaknya Rp. 15.000 serta pasal 506 KUH Pidana yang berbunyi "barang siapa sebagai mucikari mengambil untung dari pelacuran perempuan" yang diancam pidana penjara selama-lamanya 3 bulan.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved