Mengenang Korban Bom Surabaya

Dua Kali Sebulan, Ortu Korban Bom Surabaya Kunjungi Makam

Wenny masih merindukan 2 anaknya, Vincentius Evan Hudoyo dan Nathanael Ethan Hudoyo yang jadi korban Bom Surabaya. Seminggu 2 kali kunjungi makam.

Dua Kali Sebulan, Ortu Korban Bom Surabaya Kunjungi Makam
surabaya.tribunnews.com/danendra kusumawardana
(Foto dok) Foto Evan dan Nathanael dipasang di ruang persemayaman rumah duka Adi Jasa, Surabaya, Selasa (15/5/2018) silam. Dua bocah ini turut menjadi korban meninggal dunia dalam serangan bom bunuh diri di Gereja Santa Maria Tak Bercela pada 13 Mei 2018 silam. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Setahun pasca tragedi bom bunuh diri di Gereja Santa Maria Tak Bercela (SMTB), salah satu keluarga korban, Wenny Angelina masih kerap merindukan dua anaknya, Vincentius Evan Hudoyo (11) dan Nathanael Ethan Hudoyo (9).

Dua bocah itu turut menjadi korban meninggal dunia dalam serangan bom bunuh diri yang tragis tersebut.

Wenny mengatakan, terkadang dirinya masih merasa berat kehilangan buah hatinya. Tatkala rindu itu membuncah, Wenny kerap menangis. 

"Kalau saya kangen dengan anak-anak, saya menangis. Saya rindu memeluk dan mencium mereka," katanya, Sabtu (11/5).

Kendati cobaan begitu berat, Wenny tetap berusaha meneguhkan hati menerima segalanya dengan terus berdoa. Wenny percaya dua anaknya telah bahagia di surga bersama Tuhan.

"Saya selalu banyak berdoa, mohon kekuatan dari Tuhan. Meskipun berat, saya harus tetap bersabar, tidak putus asa. Karena saya percaya anak-anak bahagia di surga bersama Tuhan," ungkapnya.

Tiga Bulan Setelah Bom Surabaya, Novi Masih Tak Percaya Adiknya Turut Jadi Korban

Satu Tahun Bom Surabaya - Ipda Rahmat Nurhadi Memaafkan Pelaku Bom yang Melukainya

Ratusan Orang Lintas Agama Peringati Setahun Bom Surabaya: Kerukunan Kami Tak Retak karena Ledakan

Untuk mengobati rasa rindu itu, Wenny dan keluarga ziarah ke makam Evan dan Nathan. Biasanya Wenny dan keluarga berziarah ke makam Evan dan Nathan sebulan dua kali dan di momen-momen tertentu.

Selain itu, Wenny acap kali bercerita tentang kenangan bersama ke dua buah hatinya kepada keluarga dan rekan.

"Mengobati rasa rindu itu susah, apalagi saya kehilangan 2 anak saya, Evan dan Nathan secara bersamaan. Tidak mungkin, tidak segampang orang berbicara. Misalnya rindu ingin memeluk dan merindukan tingkah lucu mereka. Sekarang hanya tinggal kenangan saja. Saya hanya bisa melihat foto dan bercerita dengan keluarga serta rekan tentang kenangan anak-anak," terangnya.

Setiap hari, Wenny selalu mendoakan dua buah hatinya agar bahagia di surga. Dia juga bersyukur kepada Tuhan karena pernah menitipkan mereka di dalam rahimnya.

Halaman
12
Penulis: Danendra Kusumawardana
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved