Citizen Reporter

100 Boneka untuk Anak Penderita Kanker, Mahasiswa Universitas Merdeka Malang Ajak Berbagi di Medsos

Nur Afni Indah Sari, mahasiswa Akuntansi Universitas Merdeka Malang, membuat gerakan 100 Boneka untuk Jagoan.

100 Boneka untuk Anak Penderita Kanker, Mahasiswa Universitas Merdeka Malang Ajak Berbagi di Medsos
foto: istimewa
Ilustrasi boneka. 

GERAKAN sosial dimulai dari diri sendiri. Nur Afni Indah Sari, mahasiswa Akuntansi Universitas Merdeka Malang, membuat gerakan 100 Boneka untuk Jagoan. Ia bergerak di medsos untuk menyampaikan idenya.

"Kecil, polos dan begitu lugu. Setiap waktu dihadapkan pada rasa sakit. Sisa waktu bagi mereka adalah perjuangan dan kesabaran. Tidak, pesan ini bukan untuk menyampaikan kesedihan, pesan ini adalah ajakan berbagi kebahagiaan. Adik-adik pengidap kanker di rumah sakit Syaiful Anwar begitu senang dengan mainan. Tidak terkecuali boneka. Boneka yang mereka punya biasanya akan menjadi teman dan akan mereka peluk selama kemoterapi." Begitulah isi pesan yang disampaikan Nur Afni kepada teman-temannya sejak 24 Maret 2019.

Nur Afni mengajak berdonasi boneka untuk anak-anak yang menderita kanker di Rumah Sakit Saiful Anwar Malang. Saat ditemui, Kamis (4/4/2019) malam, ia bersama seorang kawannya, Hilmi Setya Purnama menenteng boneka.

Gerakan itu awalnya terinspirasi dari Resya, saat menjadi pembicara pada kegiatan komunitas Young On Top. Resya bercerita mengenai keadaan pasien kanker yang ada di rumah sakit

. Sejak itu, Nur Afni berpikir apa yang dapat ia lakukan untuk membantu pasien kanker yang masih anak-anak. Akhirnya tercetus ide untuk menggalang boneka yang nantinya diberikan kepada pasien itu.

Boneka dipilih karena dengan itu setidaknya para pasien bisa bermain dengan mudah, menggerak-gerakkan, hingga memeluknya. Selain itu, sebagian pasien, kondisi ekonominya memprihatinkan.

Nur Afni juga anggota komunitas Jendela. Ia menyempatkan waktunya di sela-sela kuliah dan kerja mengambil donasi boneka di banyak donatur.

Saat ditemui itu, sekitar 40 boneka hasil donasi terkumpul di tempatnya. Awalnya bergerak sendirian, namun respons beberapa teman yang dikenal sangat positif.

Ada juga yang membantu dengan tenaga yaitu mengambil boneka dari donatur maupun menyimpan sementara. Itu yang dilakukan Hilmi, mahasiswa Poltek Jurusan Teknologi Informasi. Rencananya donasi boneka akan ditutup setelah kuota terpenuhi.

Khoirul Muttaqin
Mahasiswa Jurusan Pendidikan Luar Sekolah
Universitas Negeri Malang
khoirulmuttaqin15@gmail.com

Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved